oleh

Parayaan Maulid Nabi, Harga Ayam Kampung Merangkak Naik

PENANEGERI, Bireuen – Memasuki bulan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, harga kebutuhan untuk kenduri maulid seperti ikan, ayam kampung dan bebek di pusat pasar Kota Bireuen merangkak naik.

Kenaikan harga kebutuhan berbagai jenis unggas serta ikan disebabkan pengaruh permintaan pasar, dengan sendirinya harganya ikut naik dipasaran.

Menurut sejumlah pedagang ayam kampung di pasar Induk Cureh, Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen kepada Penanegeri.com mengatakan, untuk saat ini harga ayam kampung mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu perekor, dan itu tergantung basar kecilnya ayam.

“Kalau sebelumnya ayam kampung ukuran sedang masih dijual Rp70 ribu perekor, tapi sekarang rata-rata Rp 100 ribu perekor,” ujar seorang pedagang ayam, Syawaluddin, Minggu (17/11).

Sementara untuk harga bebek belati atau bebek entok sebelumnya Rp 140 ribu perekor, tapi sekarang dijual berkisar Rp 120 ribu hingg Rp 140 ribu perekor khusus ukuran besar.

Diakui Muslim, pedagang lainnya, kenaikan harga berbagai jenis unggas, baik ayam kampung, bebek belati, bebek air  serta ayam potong disebabkan pengaruh kebutuhan dan banyaknya permintaan masyarakat.

Baca Juga  Dua Pembobol Kaca Mobil dan Toko Ponsel di Ulee Kareng Ditangkap

“Kalau sekarang ini, kebutuhan umumnya untuk kenduri maulid, sehingga harganya ikut naik sedikit dibandingkan dua pekan lalu,” terangya.

Kenaikan harga ini tidak hanya untuk unggas, tapi harga ikan juga ikut naik termasuk daging sapi, kendati hingga saat ini permintaan belum terlihat padat di pasar.

“Tapi untuk saat ini, kebanyakan warga masyarakat lebih memilih ayam kampung serta bebek lokal serta ayam potong yang sudah siap dikupas,” tandas Muslim.

Komentar

Berita Terbaru