oleh

Partai Aceh Minta Sekjen PDIP Hentikan Provokasi Murahan

-Aceh-543 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Partai Aceh (PA) menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto soal berkurangnya jatah kursi DPRA untuk partai lokal itu di Pemilu Legislatif 2019 diakibatkan oleh manuver Partai Gerindra dan PKS.

“Itu tidak ada kaitannya dengan berkurangnya jumlah kursi DPRA maupun DRPK oleh Gerindra dan PKS. Mungkin di kita (Partai Aceh) ada faktor lain tersendiri. Jadi tidak ada kaitannya dengan hal itu,” kata Ketua Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) PA Lhoksukon, Samsuddin JS kepada Penanegeri.com, Selasa (14/5).

Ia menjelaskan, faktor berkurangnya jatah kursi di DPRA maupun DPRA bisa saja diakibatkan oleh kurang maksimalnya kinerja internal partai. Kurangnya sosialisasi hingga ke tingkat bawah, sehingga imbasnya seperti itu.

“Gerindra dan PKS tidak merebut kursi PA. Mereka kan tetap bekerja memperjuangkan kursi juga. Mereka punya hak untuk memperoleh kursi. Kita di PA mungkin ada kekurangan tersendiri yang perlu dikoreksi atau dievaluasi,” timpalnya.

Atas nama Partai Aceh, Samsuddin berharap kepada yang bersangkutan agar berhentilah menyebarkan provokasi murahan yang dapat mengakibatkan pecah belah hubungan interaksi lintas partai. Ia meminta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tidak memanfaatkan kesempatan politik untuk menciptakan hal-hal yang tidak baik.

Baca Juga  Giliran Rumah Janda Miskin Dibedah Komunitas Kami Peduli Bireuen

Sebagaimana diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa jatah kursi Partai Aceh di DPRA pada Pemilihan Legislatif 2019 berkurang akibat manuver politik PKS dan Gerindra.

Komentar

Berita Terbaru