oleh

Partai Berkarya Mendaftar Calon Peserta Pemilu 2019

PENANEGERI, Jakarta- Partai Berkarya yang turut dibidani oleh Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto, menjadi partai keenam yang mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Partai Berkarya memasang target memiliki kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) saat Pemilu 2019.

Partai baru yang didirikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) ini juga yakin dapat menembus 5 besar suara nasional pada 2019.

“Kita berharap Partai Berkarya ikut pemilu dan punya target minimal satu kursi setiap dapil di setiap tingkatan. Kami ingin menjadi salah satu partai pemenang atau dalam lingkaran 5 besar,” ujar Sekjen Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

“Target terdekat kami adalah bisa menjadi peserta Pemilu 2019, lolos verifikasi,” papar Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Badarudin Andi Picunang di kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (13/10).

Jika lolos pada Pemilu mendatang, kata Badar, pihaknya menargetkan mendapatkan satu kursi di setiap provinsi.

Baca Juga  Hingga Tengah Malam, KIP Aceh Tamiang Layani Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu

Parta Berkarya ini hadir sebagai alternatif pilihan masyarakat di antara parpol lainnya.

“Pecinta almarhum Presiden Soeharto masih banyak, harapannya itu membuat masyarakat tertarik dengan partai Berkarya,” ujar dia.

Badarudin Picunang menjelaskan, kepengurusan partainya lengkap di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Partai Berkarya berharap faktor Tommy Soeharto menjadi magnet bagi yang ingin bergabung ke partai.

“Tentunya mungkin tidak menutup kemungkinan pencinta almarhum (Soeharto) mungkin masih banyak dan ada juga harapan-harapan dari putra beliau, salah satunya mungkin itu yang membuat mereka tertarik dengan partai ini,” ujar Badarudin.

Dalam susunan pengurus Partai Berkarya sejumlah jenderal purnawirawan juga turut bergabung dengan Partai Berkarya yang didirikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Misalnya ada mantan Menko Polhukam Laksamana (purn) Tedjo Edhy Purdijatno dan mantan Danjen Kopassus Mayjen (purn) Muchdi Purwoprandjono juga mantan Komandan Pusat Polisi Militer Mayjen (purn) Syamsu Djalal.

Dari situs resmi Berkarya, Muchdi menempati Ketua Dewan Kehormatan, Tedjo menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Sedangkan, Syamsu menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat.

Baca Juga  Hingga Tengah Malam, KIP Aceh Tamiang Layani Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu

Termasuk juga politikus Golkar Abdullah Puteh akan merapat ke Partai Berkarya. Ia akan mendapat posisi sebagai dewan pembina partainya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) ini.

Hal ini disampaikan oleh Ketum Berkarya Neneng A Tuty di Masjid At-Tin, Jaktim, Jumat (13/10). Selain eks politikus Golkar, Puteh merupakan mantan Gubernur Aceh.

“Barusan Pak Abdullah Puteh akan bergabung mungkin di jabatan pembina juga,” ujar Neneng.

Tak hanya Puteh, Neneng menyebut sejumlah eks politikus Golkar turut bergabung ke Berkarya. Namun, ia tak menyebut nama-nama tersebut.

“Oh banyak sekali. Nggak bisa saya sebutin satu-satu karena banyak,” pungkas Neneng.

Partai Berkarya yang dicetuskan oleh putra Presiden RI ke-2, Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto ini telah disahkan sebagai partai politik sesuai SK Menkumham Nomor: M.HH-20.AH.11.01 Tahun 2016.

SK itu berisi tentang pengesahan Partai Berkarya beserta susunan pengurus DPP Partai Berkarya periode 2016-2021. SK pengakuan Partai Berkarya sudah ditandatangani Menteri Hukum dan HAM sejak 13 Oktober 2016 lalu, secara sah menjadikan Partai Berkarya sebagai partai politik peserta pemilu. (*)

Komentar

Berita Terbaru