oleh

Pasien WNA China dirawat di RSUD Kota Sorong

PENANEGERI, Sorong – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Kota Sorong, Papua Barat tengah merawat pasien WNA China, Minggu (26/1/2020).

Direktur RSUD Sele Be Solu Mavkren Kambuaya mengatakan, pihaknya telah melakukan isolasi intensif dan pengambilan sampel terhadap satu pria Warga Negara Asing (WNA) asal Hunan, China berinisial YP (39).

dr. Mavkren J. Kambuaya, MARS (Direktur RS Sele Be Solu) mengatakan pihaknya sedang merawat salah satu pasien WNA asal China berinisial YP, Jenis kelamin laki-laki, asal negara China.

Diketahui pasien tersebut awalnya dipindahkan dari RS Pertamina Sorong pada tanggal 25 Januari 2020 sekitar pukul 23.00 WIT.

Pasien WNA asal China tersebut dilarikan ke Rumah Sakit karena mengeluh sakit demam sesaat setelah melaksanakan diving di Raja Ampat.

Oleh pihak kapal yang membawa WNA asal China beserta rombongan lainnya langsung membawanya ke Sorong dengan menggunakan kapal Ekpress Belibis pada tanggal 25 Januari 2020 pada pukul 09.00 WIT.

Tiba di Sorong sekitar pukul 11.00 WIT dan langsung dibawa ke RS Pertamina untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal di RS Pertamina ditemukan bahwa pasien tersebut mengalami batuk disertai demam.

Namun karena RS Pertamina belum mempunyai ruang isolasi, maka pihak RS Pertamina melaksanakan koordinasi dengan Dinkes Provinsi Papua Barat dan disarankan untuk dipindahkan ke RS Sele Be Solu.

Pasien WNA asal China tersebut kemudian dilarikan ke RS Sele Be Solu sekitar pukul 23.00 WIT dan langsung dibawa ke ruang isolasi untuk mendapat perawatan lebih intensif.

Saat pemeriksaan awal oleh tim medis di RS Sele Be Solu didapatkan suhu tubuh pasien WNA China tersebut sekitar 39 Derajat Celsius dan setelah perawatan, saat ini suhu tubuhnya sudah turun sekitar 37 Derajat Celcius.

Hingga saat ini pasien WNA China tersebut masih dirawat di ruang isolasi HCU RS Sele Be Solu dengan didampingi salah seorang rekan wanita pasien.

Perawatan di ruang isolasi akan dilaksanakan selama 7-14 hari, dan pihak medis masih akan melakukan tahap observasi.

Apabila pasien tersebut terindikasi corona akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan koordinasi dengan Kemenkes RI.

Hasil koordinasi dengan pihak Dinkes Provinsi Papua Barat agar tetap dilakukan perawatan dan observasi oleh Tim Medis di RS Sele Be Solu.

Apabila nanti pasien tersebut terindikasi Corona, maka akan dilakukan koordinasi dengan Kemenkes RI untuk penanganan lebih lanjut.

Bahwa pasien WNA asal China tersebut belum dapat dipastikan sakit karena terkena virus corona karena masih tahap perawatan dan observasi oleh tim medis.

Terkait beredarnya informasi bahwa ada WNA asal China yang sedang dirawat di RS Sele Be Solu masih dalam tahap pemeriksaan tim medis, dan belum dapat dipastikan sakit karena terkena virus corona.

Diketahui WNA asal China tersebut pertama kali mengeluh sakit batuk disertai demam pada tanggal 25 Januari 2020 saat sedang melakukan diving di wilayah Kab. Raja Ampat.

Bahwa salah satu pasien WNA asal China tersebut belum dapat dipastikan apakah terindikasi virus corona, karena saat ini masih tahap perawatan dan observasi oleh tim medis RS Sele Be Solu Kota Sorong.
(Reportase oleh : Wawan, kontributor redaksi di Papua)

Komentar

Berita Terbaru