oleh

Pasukan Irak unggul dalam Perang Tal Afar lawan ISIS

PENANEGERI, Desk Internasional- Pasukan Irak unggul dalam perang  melawan ISIL/ISIS pada  pertempuran di Tal Afar, Utara Irak.

Seiring perang melawan ISIS/ISIL meningkat, kepala Pentagon James Mattis melakukan kunjungan mendadak ke Irak.
Dalam sebuah pertemuan dengan Perdana Menteri Haider al-Abadi pada hari Selasa (22/8), James Mattis menyatakan dukungan Washington untuk Baghdad dalam perang melawan kelompok ISIL/ ISIS.

Pasukan militer Irak dilaporkan bergerak dari bagian barat dan timur laut Tal Afar.

Pasukan Irak yang didukung AS pada hari Selasa (22/8) mengatakan bahwa mereka memperoleh keuntungan dalam gempuran terus-menerus untuk mengusir kelompok militan Negara Islam Irak dan  Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS) dari kota Tal Afar yang terletak di utara Irak.

Pasukan gabungan Irak menguasai wilayah al-Jazirah, di sisi timur Tal Afar, saat pasukan dan anggota pasukan Mobilisasi Populer (Popular Mobilisation) di pihak Irak, mulai menuju pusat kota, sebuah sumber keamanan mengatakan kepada kantor berita DPA.

Pada sisi yang berlawanan, kelompok militan ISIL/ISIS, yang diperkirakan berjumlah 1.000 orang, dilaporkan membalas dengan tembakan artileri, saat pasukan pemerintah Irak mengepung di luar kota Tal Afar.

Kota tal Afar ini telah berada di bawah kendali ISIL sejak 2014.

Kantor Berita Al Jazeera, melaporkan dari Erbil di Irak utara, mengutip sumber militer yang mengatakan bahwa pasukan Irak bergerak dari bagian barat dan timur laut kota tersebut, menambahkan bahwa mereka telah mengambil alih sebuah kilang minyak “dan menembus tembok kota tersebut” .

Angkatan Darat, polisi dan unit pasukan Mobilisasi Populer di pihak Irak juga mengambil “kendali penuh” distrik al-Kifah dan al-Nur Tal Afar, juru bicara Mobilisasi Populer Ahmed al-Assadi seperti dikutip oleh kantor berita AFP.

Assadi mengatakan pasukan Irak telah mengepung kota tersebut meski pertempuran “intens”, menambahkan bahwa serangan tersebut kemungkinan akan berlangsung selama berminggu-minggu.

Dalam konferensi pers mingguannya, pada hari Selasa  (22/8) Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi  menyatakan kemajuan pasukan pemerinrah Irak sebagai “sangat baik”, menyebutnya sebagai “indikasi keruntuhan musuh”.

Wilayah Tal Afar yang kini merupakan pusat utama kekuatan ISIL/ISIS di wilayah perbatasan Suriah, terletak sekitar 70 kilometer barat kota Mosul.

Sedangkan kota Mosul sendiri baru saja direbut kembali oleh pemerintah Irak pada bulan Juli lalu.

Pada bulan Juli 2017, pasukan Irak, yang didukung oleh kekuatan koalisi pimpinan Amerika Serikat, berhasil memukul mundur kelompok ISIL/ISIS keluar dari kota Tua Mosul, meski dikabarkan bahwa sisa kelompok ISIL/ISIS masih menguasai daerah lain di selatan dan barat sekitar Mosul.

Dashyatnya perang di Tal Afar ini telah memaksa ribuan orang untuk mengungsi diri ke wilayah Kurdi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *