oleh

Pedagang Ayam di Pasar Induk Bireuen Minta Bibangun Lapak Yang Beratap 

PENANEGERI, Bireuen – sejumlah pedagang ayam kampung di kawasan pasar induk, Cureh Geulanggang Gampong, Kota Juang, Kabupaten Bireuen meminta dibangun lapak lengkap atapnya untuk berjualan, Sabtu (11/5).

Belakangan ini, pedagang ayam kampung kebanyakan tidak memiliki lokasi yang layak, serta tak memiliki atap, seperti di kompleks pasar induk Bireuen.

“Selama ini kami berjualan dibawah atap langit setiap hari, walulaupun setiap harinya kami harus membayar pajak restribusi untuk dinas Rp 3000 perharinya,” ujar seorang pedagang ayam di pasar induk Cureh, Muslimin (45) kepada Penanegeri.com, Sabtu (11/5).

Hal senada juga dikeluhkan Syawaluddin (50) pedagang ayam lainnya. Menurutnya, selama ditempatkan berjualan di pasar Induk ini, kondisinya semakin parah.

“Masa kami selaku pedagang ayam keliling tak disediakan tempat atau lokasinya yang beratap. Sementara pedagang ayam potong disediakan tempat khusus,”sebutnya.

Seharusnya pemerintah daerah memiliki kepekaan terhadap kami selaku pedagang ayam, sebeb selama ini kami tidak disediakan tempat khusus, meskipun kami harus bayar pajak setiap hari.

Baca Juga  Caleg Jangan Minta kembali Pemberian saat Kampanye

“Setiap pagi hingga siang kami berjualan di terik panas matahari, belum juga dibangun tempat khusus dan ada atapnya,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru