oleh

Pedagang Kuliner di Taman Terbuka Hijau Aceh Tamiang, Bebas Biaya Pungutan Apapun

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tidak mengutip dan memungut biaya apapun terhadap sejumlah pedagang aneka kuliner yang berjualan di taman terbuka hijau, di kawasan Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru.

Amatan Penanegeri.com dilokasi, sedikitnya ada 25 pedagang yang berjualan berbagai macam aneka kuliner yang beroperasional sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Salah seorang pedagang kuliner, Jumiran (55) yang berjualan di lokasi taman terbuka hijau kepada Penanegeri.com, Jumat (11/8) sore menjelaskan, ada juga dua atau tiga pedagang berjualan hingga pukul 21.00 WIB, itupun sesekali.

“Hingga kini para pedagang bebas dari berbagai biaya atau pungutan apapun saat berjualan disisni (taman_red),” terangnya.

Ia menambahkan, tidak ada biaya atau pungutan apapun yang dibebankan bagi para pedagang, namun untuk biaya kebersihan ada, tetapi itu pun sukarela.

“Artinya tidak ada sebuah kewajiban, silahkan jika pedagang mau memberikan, jika tidak pun tak ada paksaan dan keharusan,” sambung Jumiran.

“Kewajiban dan tanggung jawab pedagang semata-mata guna menjaga keindahan, kerapian dan kebersihan, baik tempat maupun lingkungan berjualan,” lanjutnya.

Baca Juga  Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Aceh Tamiang Bakar Rumah Orang Tuanya

Sementara, seorang pengunjung sekaligus penjaja kuliner di lokasi tersebut, Aan (30) kepada awak media mengaku baru pertama kali menikmati kuliner di lokasi itu.

“Saya baru pertama kali kemari, karena diajak kawan, ternyata tempatnya asri dan sejuk,” ujarnya sembari meminum kelapa muda yang dipesannya.

Pantauan dilokasi, taman yang letaknya persis di belakang Kantor Bupati Aceh Tamiang itu tertib dan tertata rapi. Hal itu terlihat dari gerobak becak dan lapak para pedagang yang berjajar. Ini tak lain karena adanya sikap dan rasa tanggung jawab dari para pedagang dalam menjaga kerapian, keindahan, kebersihan lingkungan tempat mereka mengais rejeki sehari-harinya.

Tersedianya keranjang sampah di belakang setiap lapak pedagang menambah kerapian di lokasi itu, sehingga sampah tidak berserakan dilingkungan taman kota tersebut.

Suasana asri, bersih dan teratur serta jauh dari bisingnya deru suara mesin kendaraan bermotor, membuat taman ini menjadi lokasi alternatif serta tempat berkumpul dan santai bersama keluarga bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Komentar

Berita Terbaru