oleh

Pelaku Penculikan Warga Langsa Berhasil Dibekuk di Peusangan Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Pelaku penculikan dan pemerasan terhadap empat warga Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa dilaporkan berhasil dibekuk tim gabungan Subdit Jatanras, di kawasan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Senin (31/12) sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Sebelum penangkapan itu, tim gabungan Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) yakni BKO Sat Brimob Polres Aceh Timur, Polres Bireuen dan Polres Lhokseumawe dan dipimpin langsung Kasubdit Jatanras Polda Aceh, Kompol Suwalto, SIK mendapatkan informasi terhadap keberadaan pelaku, di kawasan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen.

Ke tiga pelaku yang berhasil diamankan itu Sof, (45) warga Alue Iet, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Dik (24) warga Desa Dimong July, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah dan TL  (45) warga Cemeurut, Kecamatan Sunggai Raya, Aceh Timur.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Eko Rendi Oktama, SH kepada wartawan Senin (31/12) menjelaskan, ketiga pelaku ini  ditangkap berdasarkan laporan polisi LP/188/XII/SPKT Polres Aceh Timur terkait kasus penculikan dan pemerasan serta perlindungan Anak.

“Penangkapan terhadap pelaku ini berawal dari informasi masyarakat terhadap keberadaan  pelaku yang delama ini berada disebuah rumah warga, kawasan Peusangan Siblah Krueng. Mendapat informasi tersebut, tim langsung turun dan berhasil mengamakan ketiga pelaku tersebut,” jelasnya.

Dalam penggerebakan di rumah tersebut dilakukan saat pagi buta, namun dua orang pelaku sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri yakni Am dan Ir alias Bob.

Selain mengamankan tiga pelaku, tim gabungan juga berhasil membebaskan empat korban, bersama satu orang anak yang selama disandera oleh pelaku didalam rumah, kawasan Peusangan Siblah Krueng dengan kondisi selamat.

Ke empat korban yang disekap itu yakni, Mip (25) ibu rumah tangga, Is (30) Satpam rumah sakit umum daerah (RSUD) Langsa, Nzs (2) dan Mah (7 bulan), dan ke empatnya itu merupakan warga Desa Sungai Paoh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

“Di lokasi tim juga berhasil mengamankan barang bukti beruapa, satu unit mobil Toyota Avanza warna Silver BK 1760 CZ, satu  unit Handpone Nokia, satu unit Handpone Samsung,  satu  rantai dan gembok juga satu lembar bendera dan satu obeng milik pelaku,” sebutnya.

Selain barang bukti, tim gabungan juga mengamankan ketiga tersangka, dan mereka akan dijerat dengan Pasal 328 Jo Pasal 333 Jo Pasal 368 KUHP dan UU no 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *