oleh

Pelaku Penganiayaan terhadap KH Umar Basri telah Ditangkap

PENANEGERI, Jawa Barat – Seorang lelaki berinisial A alias Asep (50) yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap KH Umar Basri berhasil ditangkap oleh kepolisian.

Terduga pelaku ditangkap polisi di Musala Mufatolah yang berjarak kira-kira dua kilometer dari masjid Al Hidayah, tempat KH Umar Basri dianiaya.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi M, mengungkapkan kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap KH Umar Basri.

Saat ditangkap, pelaku sedang tiduran di musala tersebut.

“Saat ini, pelaku ditahan di Mapolda Jawa Barat guna proses pemeriksaan,” ucapnya.

Penganiayaan terhadap KH Umar Basri terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kampung Santiong, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pelaku menganiaya korban seusai salat subuh berjemaah. Ketika itu, korban KH Umar Basri sedang berzikir.

Peristiwa penganiayaan menimpa ulama bernama KH Umar Basri (60), Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Atas kejadian itu KH Umar Basri menderita sejumlah luka, kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit (RS) Cicalengka, kemudian dipindahkan ke RS Al Islam Bandung.

Baca Juga  Bandar Narkoba ditangkap Beserta 50 Kilogram Sabu
Kondisi KH Umar Basri makin membaik setelah mendapat perawatan di RS

Kini, kondisi KH Umar Basri, berangsur membaik.

Terduga pelaku ini atas nama Asep (50) dan berhasil ditangkap di Musala Mufatolah yang berjarak kira-kira dua kilometer dari masjid Al Hidayah, tempat korban dianiaya.

Penangkapan dilakukan hanya beberapa jam setelah penganiayaan terjadi, Sabtu (27/1) subuh.

Polisi kemudian membawa dan mengamankan pria tersebut.

Saat diminta keterangan, pelaku memang mengaku memang telah memukuli seseorang di masjid.

Saat polisi mengecek tangan pelaku, dan disertai hasil visum dokter, terdapat luka-luka memar pada pergelangan tangannya.

“Sampai saat ini belum diketahui identitas jelas korban dan belum ada saudara ataupun kerabat yang dapat dihubungi,” ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi M, saat berada di Polres Cirebon Kota, Minggu (28/1) .

Pelaku tindak penganiayaan itu diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Karena ada hal yang menurut penyidik saat ditanya tidak tahu rumah, ditanya A dijawab tidak beraturan, maka tersangka dibawa ke Bandung untuk ditanyai keterangan awal. Kami memanggil psikiatri, dr Liani Wijaya spesialis kesehatan jiwa,” ujar Kapolda di Cirebon, Minggu (28/1/2018), via keterangan resminya dari Humas Polda Jabar.

Baca Juga  Sat Reskrim Polres Nagan Raya Bekuk Pelaku Penganiayaan

“Sementara dapat disimpulkan bahwa tersangka A ini alami gangguan jiwa berdasarkan pemeriksaan awal dari dokter spesialis kejiwaan,” kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi M.

Hari ini, Senin (29/1), terduga akan kembali menjalani pemeriksaan psikiatri secara mendalam. (*)

Komentar

Berita Terbaru