oleh

Pelancong Asal Jakarta Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kamar Hotel Hermes

-Aceh, Peristiwa-828 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Seorang pelancong asal Jakarta Selatan ditemukan tak bernyawa dalam sebuah kamar Hotel Hermes Palace yang berlokasi di kawasan Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (4/4) kemarin.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, korban bernama Tjut Sjahrina H (61), seorang karyawan swasta asal Desa Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian ini awalnya diketahui oleh keponakan korban bernama Cut Nyak Syafira (19), Mahasiswa asal Johor, Medan, Sumatera Utara.

Diketahui, Cut bersama korban telah dua malam menginap di hotel tersebut dengan tujuan untuk jalan-jalan di sejumlah tempat wisata di Aceh. Saat itu, keponakannya ini izin pamit keluar hotel untuk pijat dan korban tinggal sendiri di kamar hotel.

Sore harinya, Cut pun kembali ke hotel dan mencoba masuk ke kamar, namun pintu kamar terkunci. Saat diketuk, tak ada tanda-tanda jawaban korban dari dalam kamar. Ia pun menyuruh pihak hotel membukakan pintu kamar itu menggunakan kunci ganda.

Saat pintu terbuka, korban ditemukan dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur dalam keadaan tidak sadarkan diri. Pihak hotel pun memeriksakan kondisi korban, namun diketahui korban telah meninggal dunia.

Baca Juga  Rekan Seprofesi di Sidang, Wartawan Bireuen Gelar Aksi Tutup Mulut dengan Lakban di Pengadilan

Hal ini pun kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian yang kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban pun kemudian dievakuasi ke RSUDZA Banda Aceh untuk diautopsi.

Kalolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mawardi yang dikonfirmasi membenarkan hal ini. Namun dirinya mengatakan, kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

“Benar, tetapi kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, kita hanya memback-up,” ujarnya Jumat (5/4) sore. Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan lanjut dari pihak Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

Informasi lainnya yang diperoleh, diduga korban meninggal karena jantung yang melemah. Menurut keponakannya, korban memang mengidap penyakit jantung dan saat di kamar pun ditemukan obat-obatan.

Diketahui, sejumlah obat-obatan itu memang sering dikosumsi korban untuk pemulihan jantungnya. Rencananya, hari ini jenazah korban akan diterbangkan pulang ke daerah asalnya untuk disemayamkan.

Komentar

Berita Terbaru