oleh

Pelantikan PMR, SMPN-2 Kejuruan Muda Kumpulkan 39 Kantong Darah

-Aceh-88 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN-2) Kejuruan Muda bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar donor darah di sekolah tersebut.

Kegiatan bakti sosial (Baksos) ini untuk memperingati hari lahir Palang Merah Remaja (PMR) Indonesia sekaligus pelantikan PMR SMPN 2 Kejuruan Muda periode 2019-2020.

Kepala SMPN 2 Kejuruan Muda, Drs Ayub, Minggu (8/3) kepada Penanegeri.com mengatakan, kegiatan donor darah dimulai sejak pukul 09.00-13.00 WIB. Selain guru dan kepala sekolah, pejabat dinas pendidikan dan masyarakat juga ikut menyumbangkan darah.

“Awalnya donor darah ini hanya untuk pihak sekolah (guru dan kepala sekolah) dalam momen pelantikan PMR SMPN-2 Kejuruan Muda. Ternyata masyarakat banyak yang datang ikut donor. Dari dinas pendidikan ada Pak kadis dan sejumlah kabid juga hadir mendonorkan darahnya pada kegiatan tersebut,” ujar Ayub yang juga menjabat Ketua MKKS SMP se Aceh Tamiang kepada.

Menurut dia, jumlah darah yang terkumpul dari pendonor sebanyak 39 kantong. Darah itu nantinya akan diserahkan kepada PMI Aceh Tamiang untuk didistribusikan bagi yang membutuhkan.

“Yang mendaftar untuk donor ada 43 orang. Namun setelah mengikuti pemeriksaan medis, sejumlah pendonor tidak dianjurkan karena demi kesehatan. Sebanyak 39 kantong darah yang terkumpul langsung kami serahkan ke PMI untuk kelolah,” jelas Ayub.

Ketua MKKS ini menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh kepala SMP se Aceh Tamiang dan guru untuk kedepan rutin mengelar donor darah di sekolah pada momen pelantikan PMR setahun sekali.

“Kami sudah sepakat mungkin kedepan minimal 6 bulan sekali kita bisa menggelar donor darah di sekolah-sekolah,” tukasnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang, Zulkarnain Putra sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilaksanakan PMR SMPN 2 Kejuruan Muda dan PMI Atam merupakan kegiatan positif.

“Saya apresiasi, karena merupakan kegiatan sosial yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat serta bermanfaat untuk diri kita sendiri (pendonor),” sebutnya.

Dikatakan, dari kegiatan donor darah ini banyak jiwa dapat tertolong, baik korban kecelakaan dan orang-orang yang menderita penyakit seperti menjalani operasi besar dan lainnya. Sebaliknya, keuntungan bagi orang yang mendonorkan darahnya secara rutin dapat terhindar dari berbagai macam penyakit. (Dehar).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *