oleh

Pelatih, Atlet dan Pemerhati Olahraga di Bireuen Terima Penghargaan

PENANEGERI, Bireuen – Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2019, sejumlah pelatih dan atlet terbaik,  tokoh, pemerhati, instansi juga wartawan peduli olahraga di Kabupaten Bireuen kembali menerima penghargaan, Senin (9/9).

Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos usai kegiatan upacara Haornas dan Hardinas, di halaman kantor Pemerintahan Cot Gapu,  Bireuen.

Kabid Pemuda dan Olahraga, Usdami Taher kepada wartawan usai kegiatan itu mengatakan, tahun ini yang menerima penghargaan pelatih, atlet berprestasi, pemerhati olahraga, guru olahraga terbaik, juga untuk instansi serta lembaga yang ikut peduli olahraga di Bireuen.

Dikatakanya, untuk pelatih adalah Darwaman Bijeh Mata, Peusangan Bireuen, lalu pelatih Arung Jeram Rizky Fajar. Selanjutnya empat atlet berprestasi yakni, Subhan Fajri atlet Sepakbola, Ziaulhaq Sitepu atlet Balap Sepeda, Sibral Malesi cabang atletik serta Ratna Juwita dari atlet Arung Jeram.

Sementara untuk insan atau pemerhati olahraga terbaik adalah, Lettu CPM Mulyadi dari Dansubden POM 1-1 IM/Bireuen dan H Muhammad Amin AR dari Anggota DPRK Bireuen.

Baca Juga  BPJS Kesehatan dan Dinkes Aceh Tamiang Uji Coba SIKDA Generik Bridging P-Care 

Selain itu penghargaan lain juga diserahkan kepada guru olahraga terbaik yaitu Heri Saputra, guru SMK Peternakan dan Pembangunan Bireuen.

Untuk lembaga atau instansi yang selama ikut peduli terhadap olahraga adalah Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, Polres Bireuen, Kodim 0111/Bireuen, Kejaksaan Negeri Bireuen, Batalyon Infanteri Raider Khusus 113/Jaya Sakti, Camat Kecamatan Gandapura, SMP Negeri 1 Bireuen dan SMPN 1 Peusangan.

Disisi lain, sungguh disayangkan adanya beberapa instansi dan lembaga peduli olahraga di Bireuen yang sebelumnya telah disepekati oleh tim penilai bersama Kabid Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bireuen agar diserahkan penghargaan di Haornas itu, akhirnya dicoret.

Anehnya, dicoret beberapa instansi dan lembaga peduli olahraga di Bireuen tanpa koordinasi kembali dengan tim penilai yang sebelumnya ikut dilibatkan oleh Kabid Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bireuen.

“Sejatinya, apabila ada beberapa instansi atau lembaga peduli olahraga di Bireuen yang  harus dicoret. Sehurusnya diberitahukan kembali dengan tim penilai, jangan diambil keputusan sendiri. Sebab awalnya dilibatkan tim penilai, terakhir tak ada kabar lagi,” sebut seorang tim penilai Haornas.

Komentar

Berita Terbaru