oleh

Pembalap Muda Indonesia Akan Wakili Toro Rosso di Ajang FP1

PENANEGERI, Formula 1 – Pembalap muda asal Indonesia, Sean Gelael yang saat ini berusia 20 tahun, akan bertugas di Singapura, Malaysia, Amerika Serikat dan Meksiko. Dimana pembalap itu sudah memiliki pengalaman dengan Toro Rosso, setelah uji coba mereka awal tahun ini di Bahrain dan Hungaria.

Kepala tim Toro Rosso, Franz Tost, juga mengatakan bahwa ujian tersebut telah membantu meyakinkan kemampuan yang dimiliki Gelael.

“Selama pengujian di Bahrain dan Budapest, Sean tampil sangat baik, membantu tim dengan sikap yang sangat profesional, dengan pendekatan yang matang terhadap tugas kompleks bahkan memberi umpan balik yang berguna bagi para insinyur,” paparnya dilansir f1.com, Selasa (29/8).

“Semua orang di dalam tim terkesan dengan penampilannya, pemahaman teknis dan juga komitmennya, oleh karena itu, kami senang dia akan menjalani sesi FP1 untuk kami di empat ini Grand Prix. Saya yakin dia akan melakukan pekerjaan yang sangat baik dan bermanfaat bagi tim. Dia punya potensi besar dan juga masih sangat muda, ini akan jadi peluang untuknya,” sambung Tost.

Di sisi lain, Gelael menambahkan, “Sungguh sebuah kesempatan yang luar biasa! Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang membuat ini menjadi kenyataan dan yang terpenting untuk kepercayaan yang mereka tunjukkan di dalam diri saya,” tambahnya.

“Suatu kehormatan bisa melaju dengan sebuah tim Formula 1, dimulai di Singapura dan Malaysia, dua tempat yang sangat dekat dengan negara asal saya, Indonesia. Saya akan menggunakan kesempatan untuk menyerap semua yang saya bisa dan belajar sebanyak mungkin. Saya harap saya dapat melakukan pekerjaan dengan baik untuk Scuderia Toro Rosso dan memberi tim data yang bagus dari sesi pertama yang penting ini,” lanjutnya.

“Ini seperti kesempatan langka, jika semuanya berjalan baik, maka masa depan saya pun akan lebih baik. Banyak hal yang bisa saya dapatkan dari event ini. Saya harap hasilnya memuaskan,” harap Gelael.

Toro Rosso mengatakan bahwa mereka akan memutuskan pengemudi mana yang menggantikan Gelael di setiap sesi ‘pada waktunya’.

“Kami akan melihat setiap sesinya, ini membutuhkan waktu dan analisa yang baik. Jelas Gelael bisa terus melaju bersama kami, tapi kami tidak menjanjikan sesuatu,” tutup Franz Tost mengakhiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *