oleh

Pembunuh Warga Gampong Teungoh Dibekuk, Begini Cara Tersangka Menghabisi Nyawa Korban

PENANEGERI, Aceh Timur – Polres Aceh Timur berhasil membekuk tersangka berinisial, F (24) warga Sumatera Utara yang merupakan pelaku pembunuh Murdani alias Kosar, (25) buruh harian lepas PT Mapoli Raya, warga Dusun Balee Krueng, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Rabu (19/12) dinihari.

“Tersangka diamankan di rumah kerabatnya di Medan, Sumatera Utara,” demikian disampaikan Wakapolres Aceh Timur, Kompol Warosidi, SH, MH didampingi Kabag Sumda, Kompol Sri Sujarwo, Kasat Intelkam, AKP Suryo Sumantri Darmoyo, SH, SIK, KBO Reskrim, Iptu Darli, SH dan Kanit III, Ipda Rangga Setyadi, S.Trk, saat menggelar konfresi pers, Rabu (19/12).

Dijelaskan Wakapolres, motif pembunuhan itu dikarenakan tersangka merasa sakit hati dan menyimpan rasa dendam kepada korban. Karena, sebelumnya tersangka pernah terlibat permasalahan atau selisih paham dengan korban dan terkesan korban suka semena-mena terhadap korban.

Karena masih menyimpan rasa dendam, maka pada Minggu (16/12) sekitar pukul 01.00 WIB, saat melihat korban sedang bermain HP dengan kondisi telungkup di barak karyawan PT Mapoli Raya, seketika itu juga timbul niat tersangka menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang yang biasa digunakan untuk bekerja yang tersimpan di dalam barak tersebut.

Baca Juga  Seorang Warga Malaysia Diamankan di Imigrasi Langsa

Lanjut Wakapolres, tersangka membacok korban pada bagian pinggang samping kemudian kembali membacok kearah leher belakang korban, hingga mengakibatkan luka berat pada bagian tubuh korban tersebut. Setelah korban tidak berdaya, selanjutnya tersangka pergi melarikan diri dengan menggunakan Sepmor milik korban ke Medan Sumatera Utara.

Selain menangkap korban, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang panjang, pakaian korban, pakaianyang digunakan tersangka dan satu unit Sepmor milik korban.

“Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 340 Jo 338 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau selama 15 hingga 20 tahun penjara,” tutup Wakapolres.

Komentar

Berita Terbaru