oleh

Pemburu Babi Asal Medan Meninggal di Pedalaman Hutan Jeunieb Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Seorang pemburu babi hutan, Robinson Tumamggor (35) asal Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Kota Deli, Medan, Sumetara Utara dilaporkan meninggal dunia disebuh tenda, kawasan hutan Blang Pohroh, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat diserang penyakit, Selasa (10/12) sekira pukul 16.30 WIB.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu Soeharto kepada wartawan, Rabu (11/12) menjelaskan, hasil dari keterangan dua rekannya selaku saksi menyebutkan, saat itu korban tinggal sendirian di tenda.

“Sementara kedua rekannnya ini sudah berangkat menjerat babi, di kawasan hutan pedalaman itu. Namun Selasa (10/12) sekira pukul 16.30 WIB kedua rekannya itu pulang dari menjerat babi hutan dan melihat korban dalam posisi telungkup di tanda,” terangnya.

Saat itu, tambah Soeharto keduanya rekannya itu melihat, kalau korban sudah tidak bernyawa lagi, selanjutnya mereka memberitahukan kepada rekan yang lainya.

Sebagian teman korban turun dari kawasan perbukitan Blang Pohroh, Jeunieb dan memberitahukan kronologis ke pihak petugas Puskesmas Jeunieb seraya meminta evakuasi korban ke Puskesmas.

“Tak lama kemudian, petugas Pukesmas ikut menghubungi petugas di Peolsek Jeunieb mengabarkan terkait laporan teman korban. Selanjutnya korban dijemput dan di evakuasi ke Puskesmas Jeunieb didamping sejumlah petugas guna dilakukan visum,” ungkapnya.

Hasil visum luar tim medis Pukesmas Jeunieb yang juga disaksikan anggota Polsek Jeunieb, kematian korban diduga karena sakit.

“Hasil visum, tidak terlihat ada tanda – tanda kekerasan yang bersifat penganiayaan atau luka luka lain ditubuh korban. Lalu korban selanjutnya dirujuk ke IGD RSUD Bireuen, terakhir  dijemput pihak keluarganya dari Medan, Sumatera Utara,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *