oleh

Pemkab Bireuen Lamban Tangani Dampak Banjir

PENANEGERI, Bireuen – Hingga memasuki hari keempat, pasca banjir melanda di beberapa kecamatan dalam Kabaupaten Bireuen, pemerintah setempat belum juga merespon kondisi tersebut.

Sementara beberapa kecamatan, sejumlah rumah, infrastruktur serta sarana pertanian yang selama ini dimanfaatkan warga banyak yang telah rusak.

Hal itu dikatakan anggota DPRK Bireuen, Mukhlis Rama kepada Penanegeri.com, Senin (10/12) terkait belum adanya tanda-tanda penanganan pasca bencana banjir tersebut.

“Sejatinya Pemkab Bireuen melalui BPBD segera melakukan langkah-langkah terkait kondisi di lapangan, apa lagi alokasi dana APBK Bireuen tahaun 2018 untuk tanggap darurat, siaga bencana sebesar Rp 5 miliar lebih,” katanya.

Dikatakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dengan jumlah dana sebesar itu semestinya dinas maupun instansi terkait segera meresponnya, bukan hanya sekedar membuat laporan.

Mukhlis Rama juga meminta pihak BPBD Bireuen segera mendata kembali  titik kejadian bencana, selanjutnya ditindaklanjuti oleh kepala daerah, yakni Bupati Bireuen supaya dapat menetapkan status bencana dan penanganan segera yang sifatnya sementara.

Seharusnya, sambung Mukhlis, untuk sesegera dilakukan penanganan, jangan karena kekhilafan menjadi duka bagi masyarakat yang mengalami imbas banjir.

Baca Juga  Gelar Buka Puasa, Pemkab Bireuen Santuni Anak Yatim

“Bila dalam hitungan hari dalam bulan ini pagu itu tidak direalisasikan, maka pagu anggaran tersebut akan menjadi silpa, dan baru bisa dimanfaatkan setelah APBKP tahun 2019 nanti,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru