oleh

Pemko Langsa Larang Warganya Rayakan Tahun Baru dengan Hura-Hura

-Aceh-106 views

PENANEGERI, Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melarang masyarakatnya untuk merayakan malam pergantian tahun 2018 ke 2019, dengan cara hura-hura.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif, MM, kepada Penanegeri.com, Kamis (20/12) menuturkan, bahwa pada malam pergantian tahun warga dilarang melakukan kegiatan apapun yang bersifat hura hura yang melanggar syariat Islam, seperti meniup terompet, membakar mercun/petasan, pesta musik/keyboard, karoke, balapan kenderaan dan kegiatan hura-hura lainnya yang mengarah pada acara menyemarakkan/merayakan tahun baru atau malam pergantian tahun.

Selanjutnya, dirinya meminta kepada para pedagang dalam wilayah Kota Langsa dilarang memperjual belikan mercon/petasan, terompet dan sejenisnya. Kepada para pengelola/pemilik karoke dan pengelola hiburan lainya supaya pada malam tahun baru sejak pukul 19.00 WIB hingga 06.00 WIB menghentikan segala aktivitasnya secara total.

“Khusus bagi kaum pemuda dan remaja dilarang berkumpul, membakar bakar ikan dan lain-lain sebagainya, berdua-duaan, berboncengan dengan yang bukan mahramnya yang dapat mengundang perbuatan khalwat/mesum, zina dan sebagainya,” tegas Ibrahim.

Kemudian, para orang tua agar dapat menjaga putra putrinya supaya tidak keluar malam melakukan hal-hal yang bertentangan dengan Syariat Islam. Petugas Dinas Syariat Islam, Wilayatul Hisbah (WH) bekerja sama dengan Polres Langsa dan aparat lainnya akan menertibkan, merazia dan menindak serta menangkap orang-orang yang melanggar ketentuan tersebut di atas.

“Kami akan menindak tegas para pelaku pelanggaran syariat Islam dan akan menyita terompet, mercon/petasan dan barang sejenisnya jika tetap diperjual belikan,” pungkasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *