oleh

Pemko Langsa Launching Buku UMARA

-Aceh-48 views

PENANEGERI, Langsa – Pemerintah Kota Langsa melalukan lauching buku Usman Abdullah – Marzuki Hamid (UMARA) Pemimpin Pelayanan (The Servant Leader) Pergerakan Perubahan di Kota Langsa, Selasa (31/7) di Pendopo Walikota Langsa.

Tim Penyelaras buku UMARA, M. Husin, S. Sos, MM, mengatakan, penyusunan buku UMARA tersebut memakan waktu selama 8 bulan. Buku yang menceritakan kisah perjalanan Walikota dan Wakil Walikota Langsa tersebut bertujuan untuk mempublikasikan kinerja Pemerintah Kota Langsa.

“Tujuan daripada penulisan ini yang pertama untuk mempublikasi berbagai terobosan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Langsa di bawah kepemimpinan, Usman Abdullah dan Marzuki Hamid, baik pada jilid pertama maupun pada jilid yang kedua,” katanya.

Selain itu, kata Kabag Humas dan Protokol Pemko Langsa ini, bahwa buku UMARA ini juga untuk memperkenalkan sejarah perjuangan hidup Usman Abdullah dari masa kecil sampai menjadi Walikota.

Serta juga menjadi bahan literatur untuk memperkaya perpustakaan baik perpustakaan dan kearsipan daerah, perpustakaan di sekolah-sekolah maupun perpustakaan di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.

Baca Juga  Bea Cukai Langsa Kembali Gagalkan Penyelundupan 30 Ton Bawang Merah Ilegal

Sekretaris Umum ICMI Kota Langsa, Teuku Mirza, menyampaikan, bahwa subtansi dari isi buku UMARA tersebut adalah mewujudkan mimpi indah warga Kota Langsa.

“Subtansi atau nyawanya buku ini adalah ini merupakan rangkuman mimpi-mimpi warga Kota Langsa yang terwujud saat ini, menelisik UMARA yang mewujudkan mimpi-mimpi indah warga Kota Langsa, ini ada disini semua,” jelasnya.

Menurutnya, Usman Abdullah adalah agen perubahan yang memiliki kepekaan terhadap sosial, keagamaan dan kemasyarakatan.

“Walikota Langsa merupakan agen perubahan, pemimpin yang visioer, sensitive, akomodatif, kreatif dan responsif,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE dalam sambutannya mengatakan, pada awalnya ia merasa enggan untuk merilis buku UMARA yang notabenenya banyak memuji keberhasilan Pemerintah Kota Langsa di bawah pimpimnannya, namun karena berbagai desakan dan untuk kepentingan sejarah akhirinya ia pun menyetujuinya.

Dirinya mengakui, bahwa ide pembuatan buku UMARA ini dari Kabag Humas, M Husin.

“Saat ketemu, beliau (Husin) sampaikan akan membuat cerita tentang Kota Langsa. Tapi, saya bilang gak usalah, kalau ada yang berhasil itu memang sudah tanggung jawab kita, kalau itu sukses memang itu adalah kerja kita, kewajiban kita sebagai penyelenggara negara memang dituntut untuk itu,” ujarnya lagi.

Baca Juga  Sosok Almarhum M Faizal, di Mata Guru dan Teman Sekolah

Namun, karena terus didesak dengan alasan untuk kepentingan sejarah, dan sekarang banyak pejabat publik yang negatif, sering kita dihujat, sementara tentang keberhasilan jarang sekali orang yang mengatakan itu benar. Sehingga, perlu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintahan kita pada masa itu bekerja dan menghasilkan dan perlu diketahui oleh masyarakat, karena alasan-alasan itulah maka saya setuju.

Sebagai penyeleggara negara, dirinya berpesan, dalam menjalankan tugas sehari-hari hendaknya harus dibarengi dengan pengabdian dan keikhlasan, sehingga apapun yang kita kerjakan akan membuahkan hasil yang baik.

Komentar

Berita Terbaru