oleh

Pemko Langsa Terima 12 Ton Bawang Hibah dari Sitaan Negara

-Pena Berita-59 views

PENANEGERI, Langsa – Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menghibahkan 12 ton bawang merah sitaan negara kepada pemerintah Kota Langsa yang berasal dari penindakan Kepolisian Sektor Seruway Polres Aceh Tamiang, di halaman Kantor Bea Cukai Langsa, Kota Langsa, Rabu (2/8).

Kepala Bidang Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai Aceh, Tri Utomo menyatakan, dari hasil penindakan selama ini kita selalu melaksanakan pemusnahan barang yang telah disita.

“Tapi kalau bawang ini merupakan kebutuhan masyarakat, jadi kami dari DJBC Aceh menghibahkan kepada pemerintah Kota Langsa untuk bisa di gunakan oleh masyarakat setempat,” ujarnya.

“Bawang ini juga sudah diuji kelayakan, dan hasilnya masih layak dikonsumsi oleh masyarakat,” sambung Tri.

Dikatakan, dalam melakukan penindakan ekspor impor ini harus tertib serta perlunya koordinasi dengan aparat terkait untuk menertibkan kegiatan tersebut.

“Kami DJBC Aceh sudah melakukan tindakan sebanyak 3 kali untuk wilayah perairan dan di pesisir timur ini rawan penyelundupan barang ilegal, jadi saya mohon kepada aparat terkait untuk membantu dalam Pengawasannya,” tegasnya.

Baca Juga  Bea Cukai Amankan Satu Unit Kapal Bermuatan Barang Ilegal di Perairan Aceh

Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE setelah menerima hibah bawang dari DJBC Aceh mengucapkan terima kasih kepada pihak Bea Cukai dan instansi terkait.

“Bawang sangat di butuhkan oleh masyarakat, jadi barang ilegal ini bisa kita manfaatkan untuk masyarakat,” tuturnya.

Walikota menambahkan, bagi perusahaan yang terlibat dalam pengelolaan ekspor impor, untuk bisa melibatkan Pemerintah Kota langsa agar bisa bongkar muat di pelabuhan Kuala Langsa.

“Kenapa bisa terjadi penyeludupan, ini akibat dari kurangnya pengawasan dari pihak terkait,” sambungnya.

“Saya sudah berjuang untuk pelabuhan kuala Langsa tetapi sampai saat ini belum di setujui oleh pemerintah pusat dan saya berterima kasih kepada pihak terkait yang telah menghibahkan bawang ini untuk kebutuhan masyarakat,” tandas Walikota Langsa yang kerap disapa Toke Suum itu.

Sebelumnya, Proses hibah barang sitaan ini dapat dilakukan setelah mendapat izin dari Pengadilan Negeri Kuala Simpang serta didasari pernyataan kesanggupan dari Wali Kota Langsa sebagai penerima hibah.

Komentar

Berita Terbaru