oleh

Pemkot Banda Aceh Larang Warga Pesta Kembang Api di Tahun Baru

PENANEGERI, Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali melarang warganya untuk berpesta tahun baru serta melarang warga berpesta kembang api guna pesta merayakan tahun baru.

Nantinya, pada malam pergantian tahun, petugas akan disiagakan untuk mencegah adanya pesta kembang api tahun baru.

Seruan larangan ini merupakan hasil kesepakatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan pemerintah ingin mewujudkan zero perayaan malam tahun baru di kotanya itu.

“Tahun lalu kami berhasil mengawal malam tahun baru tanpa kembang api, mercon, terompet, dan pesta atau hura-hura. Pada malam pergantian tahun baru Masehi 1 Januari 2019 nanti kami harus mampu mengulang keberhasilan itu, bahkan harus lebih sukses,” katanya Kamis (13/12).

Menurut Aminullah, perayaan malam tahun baru masehi bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh. Dia meminta kepada seluruh camat ikut mengimbau setiap warga agar tidak merayakan malam pergantian tahun nanti.

“Kami punya tahun baru sendiri yakni 1 Muharam yang harus kami besarkan. Kalau malam tahun baru Masehi bukan budaya kita selaku muslim dan memang tak ada dalam ajaran Islam,” tuturnya.

Imbauan tersebut kata Aminullah, sudah mulai diumumkan oleh pemerintah Banda Aceh dan pihak terkait. Tak hanya melalui selebaran, tetapi juga disosialisasikan melalui khatib salat Jumat di setiap masjid.

“Agar tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat dinas Syariat Islam juga kita minta mensosialisasikannya melalui khatib Salat Jumat perihal seruan bersama di setiap masjid se-Banda Aceh,” ungkap Aminullah.

“Pada malam pergantian tahun baru masehi 1 Januari 2019 nanti kita harus mampu mengulang keberhasilan tahun lalu, bahkan harus lebih sukses. Tahun lalu kita berhasil mengawal malam tahun baru tanpa kembang api, mercon, terompet, dan pesta atau hura-hura,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat dikonfirmasi, Kamis (13/12/2018).

Perayaan malam pergantian tahun, kata Aminullah tidak sesuai dengan syariat Islam, karena umat Muslim punya tahun baru sendiri yaitu 1 Muharram.

“Kalau malam tahun baru masehi bukan budaya kita selaku muslim dan memang tak ada dalam ajaran Islam,” jelas Aminullah.

Untuk mencegah adanya perayaan tahun baru, Pemkot Banda Aceh bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) sudah menggelar rapat. Semua unsur baik Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syariah, dan lainnya sepakat melarang perayaan malam pergantian tahun.

Selain itu, Wali Kota Aminullah juga meminta seluruh camat dan kepala desa untuk mensosialisasikan larangan tersebut kepada warganya. Sosialisasi yang sama juga akan digelar dalam khutbah salat Jumat. Razia juga akan digelar menjelang tahun baru.

“Dinas Syariat Islam juga tolong disosialisasikan melalui khatib Salat Jumat perihal seruan bersama di setiap masjid se-Banda Aceh,” jelas Aminullah.

Berikut poin- poin seruan yang disepakati Forkopimda Banda Aceh terkait pelarangan perayaan malam tahun baru masehi 2019:

1. Diminta kepada warga Kota Banda Aceh agar pada malam pergantian Tahun Baru Masehi 1 Januari 2019, tidak melakukan perayaan seperti pesta kembang api, mercon/petasan, meniup terompet, balap-balapan kendaraan dan permainan/kegiatan hura-hura lainnya yang tidak bermanfaat serta bertentangan dengan Syariat Islam dan Adat Istiadat Aceh

2. Dilarang memperjualbelikan petasan/mercon, kembang api, terompet atau sejenisnya

3. Mari kita bersama memperkokoh kesatuan dan persatuan serta kerukunan umat beragama guna memelihara perdamaian, keamanan dan ketertiban di dalam kehidupan masyarakat.

4. Mari kita bersama meningkatkan kepedulian dalam menegakkan Syariat Islam dengan tidak melakukan berbagai kegiatan yang melanggar peraturan perundang-undangan dan Qanun Syariat Islam, serta menjaga jati diri warga Kota Banda Aceh yang Gemilang dalam Bingkai Syariah.

5. Demikianlah Seruan Bersama ini disampaikan untuk dimaklumi dan dipatuhi serta menjadi pedoman bagi semua pihak. (*)

Komentar

Berita Terbaru