oleh

Pemprov Aceh Bakal Turunkan Pangkat ASN-Pecat Honorer yang Mudik

-Aceh-1.219 views


PENANEGERI, Banda Aceh – Pemerintah Aceh melarang seluruh ASN pergi ke luar daerah, mudik atau mengambil cuti untuk mencegah penyebaran virus Corona. PNS yang bandel bakal diturunkan pangkat sedangkan tenaga honorer dipecat.

“Pemberian cuti bagi pegawai juga ditiadakan kecuali bagi yang melahirkan, sakit atau alasan penting seperti salah satu anggota keluarga inti pegawai yang bersangkutan sakit keras atau meninggal dunia,” kata Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Iskandar, kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 440/5954 yang diteken Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Menurut Iskandar, PNS yang mengajukan cuti dengan syarat tersebut harus mendapatkan izin dari pejabat pembina kepegawaian atau pejabat yang berwenang.

Iskandar menyebut Pemerintah Aceh bakal memberi sanksi tegas bagi ASN yang tetap mudik. PNS yang melanggar akan dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun dan tenaga kontrak akan diberhentikan.

“Pak Plt Gubernur mengharapkan para Kepala SKPA dan atasan langsung untuk memantau dan mengawasi pegawai masing-masing. Tidak ada dispensasi, bahkan jika ada atasan langsung yang tidak menjatuhkan sanksi disiplin terhadap pelanggaran tersebut, maka terhadap mereka juga akan dijatuhkan sanksi disiplin sesuai ketentuan Pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” jelas Iskandar.

Selain itu, para ASN Pemerintah Aceh juga diminta untuk mengajak masyarakat di lingkungan masing-masing agar tidak berpergian ke luar daerah atau mudik. Masyarakat diimbau memakai masker saat ke luar rumah.

“Sampaikan ke masyarakat di lingkungan untuk selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa kecuali,” jelas Iskandar.

“Bagi masyarakat yang mampu, mari bantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya. Selalu terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan sampaikan informasi yang positif dan benar (bukan berita hoax) kepada masyarakat terkait dengan pencegahan penyebaran COVID-19,” sambungnya. (*/dtc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *