oleh

Penebangan Hutan Faktor Utama Penyebab Banjir di Aceh Utara

-Aceh-39 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Memasuki hari kedua banjir bandang akibat luapan sungai Krueng Pasee masih merendam pemukiman warga di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (18/11). Aktivitas warga lumpuh total akibat banjir itu.

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib mengunjungi langsung lokasi banjir tersebut. Ia meyakini banjir bandang ini terjadi karena faktor penebangan hutan. Bibir sungai Krueng Pasee kemarin jebol karena tidak mampu menahan debit air kiriman dari Kabupaten Bener Meriah.

“Penyebab banjir karena hutan sudah ditebang. Itu sebabnya. (Dalam hal ini) harapan saya kepada pihak provinsi untuk mengkaji ulang izin-izin penebangan hutan yang telah dikeluarkan, misalnya seperti HTI (Hutan Tanaman Industri),” tutur Bupati Muhammad Thaib kepada Penanegeri.com, Minggu (18/11).

Bupati yang kerap disapa Cek Mad ini mengungkapkan, salah satu industri yang bergerak di sektor kehutanan yang kini telah diberikan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) oleh pihak provinsi yaitu PT Rencong.

“Perusahaan itu yang menebang hutan. Jadi pemerintah provinsi harus mengkaji ulang izin-izin yang telah dikeluarkan itu. Kalau tidak hutan Aceh Utara habis dan bukan Aceh Utara saja. Izin itu wewenang provinsi, sebaiknya dikaji kembali di lapangan bagaimana,” tukas Cek Mad.

Baca Juga  Tanggul Krueng Pase Mulai Diperbaiki

Menyangkut penanganan banjir di Aceh Utara, Cek Mad mengaku sebelumnya telah berupaya mengusulkan permohonan perbaikan Sungai Krueng Pasee dengan metode tanggap darurat. Usulan itu, kata dia, hingga kini belum ada respons dari pemerintah pusat.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang yang menerjang Kabupaten Aceh Utara merupakan banjir kiriman akibat hujan deras di Kabupaten Bener Meriah. Selain merendam pemukiman warga, banjir juga menghambat arus lalu lintas Medan-Banda Aceh. Warga yang tinggal di kawasan itu sekitar 700 KK telah mengungsi di beberapa titik.

Komentar

Berita Terbaru