oleh

Peneriman Siswa di Bireuen Tahun ini Terapkan Sistim Zonasi

PENANEGERI, Bireuen – Untuk pemerataan siswa dan guru, tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen terapkan empat kategori jalur penerimaan siswa baru bagi SD dan SMP, salah satunya sistim zonasi.

Hal itu dikatakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Drs M Nasir MPd didampingi didampingi Kabid SMP, Zamzami MPd dan Kabid SD, Alfian Mpd saat silatrurahmi dengan wartawan, di Aula dinas setempat, Jumat (5/6).

“Ada empat kategori yang harus dipenuhi setiap calon siswa baik untuk jenjang SD maupun jenjang SMP di Bireuen. Kategori ini meliputi jalur zonasi, prestasi, afirmasi dan pemindahan,” ujarnya.

Ketentuan ini, sambung M Nasir, sesuai Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) mulai diterapkan tahun 2020 ini.

Khusus untuk zonasi sendiri, setiap siswa harus masuk sekolah di kawasan lokasi tempat tinggalnya. Namun kategori prestasi jenjang siswa SMP itu meliputi prestasi bidang olahraga, OSN serta KSN tingkat kabupaten, maka diperbolehkan untuk memilih sekolahnya.

Lalu untuk afirmasi merupakan siswa yang memegang kartu PKH, KIS dan terakhir jalur pindahan orang tuanya, terutama bagi PNS dan pejabat yang pindah tugas ke daerah, itu juga bisa memilih sekolah sekitar tempat tinggalnya.

“Untuk pendaftaran juga dilakukan melalui aplikasi online, dan bagi siswa diluar dari jalur yang telah ditetapkan, atau diluar jalur zonasi disekitar sekolah, maka sistim aplikasinya akan menolaknya, karena diberlakukan NIK,” jelasnya.

Sementara bagi warga yang tidak mengetahui cara untuk mendaftar anaknya secara aplikasinya, maka setiap sekolah yang akan didaftar ada petugas khusus, tinggal mengisi biodata sesuai zonasi domisili siswa.

Program yang diterapkan tahun ini telah dilakukan koordinasi ke semua Rayon, UPTD kecamatan serta melaui spanduk setiap sekolah baik jenjang Paud, SD dan SMP.

“Tujuan diberlakukan kebijakan zonasi oleh Kemendikbud ini dilandasi semangat menghapus favorit sekolah tertentu, dan harus ada pemerataan, siswanya itu bisa berprestasi di sekolah sekitarnya, termasuk pemerataan guru yang handal,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *