oleh

Pengedar Sabu Bersenpi Rakitan di Bekuk Petugas BNNK Aceh Tamiang

PENANEGERI, Aceh Tamiang – seorang tersangka pengedar sabu bersenjata api (senpi) dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh TamiangĀ  disebuah warung nasi di Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Selasa malam (20/6).

Selain mengamankan pelaku dan menyita barang bukti sabu 2,80 gram, BNN juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan laras pendek (pistol) beserta amunisinya.

Kepala BNNK Aceh Tamiang, AKBP Rinaldi yang dikonfirmasi awak media, Rabu (21/6) siang membenarkan penagkapan tersebut.

“Benar ada satu orang tersangka ditangkap tadi malam. Dari tangan tersangka diperoleh barang bukti sabu-sabu dan senja api rakitan jenis pistol,” ujar Rinaldi.

Dijelaskannya, pelaku berinisial TG (35) warga Desa Perdamaian, Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang merupakan target operasi yang sebulan terakhir ini diintai oleh petugas BNN.

Tersangka ditangkap oleh Tim Seksi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang di Desa Sriwijaya, sekitar pukul 22.15 WIB, tanpa perlawanan.

 

“Kita telah melakukan pengintaian terhadap pelaku selama lebih kurang dua minggu. Pelaku ditangkap sedang makan diwarung, selanjutnya dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sabu di saku celananya dan satu pucuk senpi rakitan yang terselip dipinggangnya,” jelas Kepala BNNK Atam.

Terkait kepemilikan senja api, Rinaldi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku menggunakan senjata api rakitan tersebut hanya untuk menjaga diri. Dari TKP, tersangka dibawa ke kantor BNNK setempat selanjutnya diserahkan ke Polres Aceh Tamiang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Kita belum memiliki sel tahanan sendiri sehingga tersangkanya dan seluruh barang bukti diserahkan ke Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang untuk penyidikan selanjutnya,” ungkap Rinaldi, sambil menambahkan, dengan keterbatasan yang ada, BNNK Aceh Tamiang sangat terayomi dan diperhatikan sepenuhnya oleh Polres Aceh Tamiang bersama-sama melakukan pemberantas narkoba di daerah ini.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra yang dikonfirmasi Penanegeri.com menyatakan, BNNK Aceh Tamiang telah menyerahkan satu orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan inisial TG (35). Sesuai identitasnya, tersangka tercatat sebagai warga Dusun Bukit Suling, Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau.

Wijaya memaparkan, barang bukti yang diserahkan pihak BNNK berupa, satu buah tas sandang, tiga paket sabu 2,80 gram dan peralatannya, yakni tiga kaca pirex, gunting, timbangan digital dan sejumlah ponsel. Barang bukti lainnya yaitu, satu pucuk senjata api rakitan pistol berikut 11 butir amunisi aktif jenis revolfer serta uang tunai sejumlah Rp 4 juta.

Atas penyerahan tersangka TG sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang langsung melakukan pengembangan kasus malam itu juga. Petugas memburu pelaku lainnya atas kepemilikan senjata api ilegal.

“Dari keterangan tersangka, senjata itu didapat dari rekannya warga Kampung Durian, Rantau, yang saat ini sedang dicari,” ujar Kasat, yang masih merahasiakan identitasnya.

Menurut Kasat, tersangka TG bisa dijerat dengan pasal berlapis dan Undang-Undang Darurat Nomor 12/1951 menyangkut kepemilikan senjata api atau bahan peledak tanpa izin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *