oleh

Pengelola Travel Harum Manis Akui Tipu Jemaah Umrah di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Hasil pemeriksaan tersangka Har bin H (35) pengelola travel Harum Manis, Meulaboh, Aceh Barat yang kini diperiksa di Mapolres Bireuen mengakui telah menipu jemaah umrah.

Menurut Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Penanegeri.com, Kamis (22/11) mengatakan, hasil pemeriksaan tersangka Har ini mengaku, kalau sebagian uang yang disetor jemaah ini telah dimanfaatkan untuk pribadinya.

“Selain untuk keperluan pribadinya, uang yang disetor itu juga dipinjamkan kepada orang lain sehingga calon para jemaah ini tidak bisa diberangkatkan ke tanah suci,” terangnya.

Dikatakan Kapolres Bireuen, laporan sementara dari beberapa korban, kerugiaan jemaah Rp 350 juta. Sementara untuk korban jemaah dari Bireuen mengalami kerugian sebesar Rp 41 juta lebih.

Sejauh ini, lanjut Gugun Hardi Gunawan, tersangka kasus penipuan calon jemaah umrah tersebut baru satu orang yakni Har Zu bin H yang masih dilakukan pemeriksaan.

Diakui Kapolres Bireuen, dua hari lalu ada dua korban lagi dari Aceh Barat datang ke Polres Bireuen, memastikan tentang tersangka yang melakukan penipuan.

“Usai melihat wajah tersangka, korban dari Aceh Barat ini membenarkan Har ini yang ikut melakukan penipuan terhadap dirinya,” jelasnya.

Dari hasil keterangan sementara tersangka, sebagian besar uang sudah dikembalikan dan yang lainnya akan dilunasi kemudian hari.

“Har ini mengaku travel Harum Manis pernah memberangkatkan calon jamaah umrah dua tahun lalu dan berjalan lancar. Kemudian tahun 2017 gagal karena uang setoran dari para jemaah ini digunakan untuk keperluan pribadinya,” sebutnya.

Sejauh ini, tim penyidik terus memeriksa tersangka dan berharap apabila ada korban lainnya untuk segera melapor ke Polres Bireuen.

Diberitakan sebelumnya, tim Polres Bireuen berhasil mengamankan Har bin H (35) warga Desa Cot Pluh, Samatiga, Aceh Barat yang diduga telah melakukan penipuan terhadap sejumlah calon jemaah umrah di Bireuen dan Aceh Barat.

Tersangka Har ditangkap di rumahnya, Desa Alue Dua Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa,Selasa (13/11) lalu.

Komentar

Berita Terbaru