oleh

Penyebab Tergulingnya KRL di Bogor Masih Diselidiki

PENANEGERI, Bogor – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengaku belum mengetahui penyebab anjloknya gerbong kereta rute Jatinegara-Bogor di Kebon Pedes, Bogor. Penyebab kecelakaan tersebut masih diinvestigasi.

“Belum (penyebab kecelakaan). Untuk penyebab adanya anjlokan 1722 ini harus melalui proses investigasi,” kata Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa ditemui wartawan di lokasi kecelakaan, Kebon Pedes, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

Eva mengatakan saat ini semua unsur untuk penanganan dan penyelidikan kecelakaan tersebut sudah ada di lapangan. Di antaranya dari PT KAI, Kementerian Perhubungan, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Nah, ini semua akan melakukan proses investigasi. Baru bisa menjelaskan penyebabnya apa. Dan itu pun tidak bisa dalam waktu cepat. Karena biasanya proses investigasi itu membutuhkan waktu. Nanti kan semua tim gabungan ini baik dari PT Kereta Api, dari DJKA, dari KNKT ini kan akan melakukan diskusi ataupun koordinasi bersama dengan melihat berbagai hal yang terjadi ataupun kondisi lapangan,” jelas Eva.

Eva mengatakan salah satu proses investigasi yang dilakukan adalah meminta keterangan dari warga. “Biasanya proses investigasi ada kewenangan di mereka ya meminta keterangan warga sekitar, meminta keterangan awak KA atau penumpang pasti itu dilakukan,” katanya.

Sementara itu, masinis kereta nahas tersebut, Eva mengatakan, saat ini sudah sadarkan diri. Namun masinis tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tadi sekitar pukul 12.00 sudah sadar masinisnya. Jadi memang tadi kalau menurut dokter syok, pingsan karena trauma syok. Tapi kami akan tetap melakukan proses lanjutan, observasi. Tapi untuk masinis, kemungkinan akan rawat inap sampai dengan besok karena proses observasinya akan dilakukan di Rumah Sakit Salak,” jelas Eva. (*/dtc)

Komentar

Berita Terbaru