oleh

Penyelundupan 61 Kilogram Ganja Melalui Bandara SIM Digagalkan

PENANEGERI, Banda Aceh Personel TNI Angakatan Udara menggagalkan pengiriman ganja kering seberat 61 kilogram yang dikirim melalui jasa ekspedisi Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (12/6).

Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief yang dikonfirmasi mengatakan, paket ganja itu diamankan di gudang kargo bandara.

“Paket ganja dimasukan ke dalam 3 koper dan hendak dikirim ke luar Aceh menggunakan pesawat. Itu kita perkirakan paket ganja masuk pada Selasa malam dan pagi tadi diamankan,” ujarnya.

Danlanud menjelaskan, pada paket ganja ini tertulis alamat dan jasa pengiriman. Penemuan ganja ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap tiga koper itu.

“Ada alamatnya, ada jasa pengirimannya dan ada juga tujuannya,” katanya.

“Jadi setiap barang kargo itu melewati pemeriksaan pintu X-Ray kargo. Dari kecurigaan itu baru dilakukan pemeriksaan ternyata ada ganja yang dimasukan ke dalam goni di dalam koper. Modusnya memasukan ke dalam koper untuk mengelabui petugas,” timpal Danlanud.

Menurutnya, Bandara Internasional SIM Aceh merupakan salah satu pintu masuk dan keluar yang rawan terhadap peredaran narkoba baik itu ganja maupun sabu atau yang lainnya.

Baca Juga  Walikota Langsa Pimpin Upacara Pembukaan TMMD ke 104 Imbangan

“Berkat kejelian petugas TNI AU dan jajaran yang bekerja sama dengan baik dalam pengamanan di bandara, pengiriman barang haram ini digagalkan,” tutur Dan Lanud.

Saat ini puluhan kilogram ganja tersebut sudah diserahkan kepada Polresta Banda Aceh untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Ditangkap

Personel Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh akhirnya mengamankan seorang pria yang terlibat dalam upaya penyelundupan puluhan kilogram ganja kering di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Rabu (12/6) kemarin.

Pria yang diduga penyelundup itu ditangkap di kawasan Gampong Sunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya kemarin setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Diketahui, tersangka berinisial AD (37) yang merupakan warga Pidie Jaya.

“Selain 50 bal ganja seberat 61 kilogram yang dikemas dalam 3 buah koper, juga diamankan sebuah handphone yang digunakan pelaku,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Budi Nasuha Waruwu, Kamis (13/6).

Budi menjelaskan, tersangka AD ditangkap setelah polisi menggerebek rumahnya. Tertangkap tanpa perlawanan, ia pun mengakui bahwa terlibat dalam upaya penyelundupan puluhan kilogram ganja kering itu.

Baca Juga  Hendak Shalat Subuh, Warga Aceh Timur Jadi Korban Curas

“Saat ini masih kita amankan di Mapolresta Banda Aceh untuk pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan lainnya,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe ini.

Komentar

Berita Terbaru