oleh

Perampas Motor yang Mengaku Intel Ternyata Warga Aceh Timur

-Aceh-1.173 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Polisi berhasil mengungkap kasus perampasan sepeda motor yang terjadi di jalan Medan-Banda Aceh, di Gampong Ceubrek Tunong, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (27/10).

Salah satu dari dua pelaku yang berhasil ditangkap yakni TZ (35) warga asal Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Tersangka ditangkap di Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Rabu (30/10) kemarin.

“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas kepolisian mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumah pacarnya di Gampong Ampeh. Saat itu pelaku mengaku sebagai anggota BNN kepada masyarakat setempat,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian melalui Kapolsek Syamtalira Aron Iptu Sudirman, Kamis (31/10).

Petugas Polsek yang diback-up opsnal Satreskrim dan Sat Intelkam Polres Aceh Utara langsung menangkap tersangka di rumah tersebut. Dari penangkapan ini, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor Satria FU warna hitam hasil rampasannya.

“Kemudian tersangka dan barang bukti diamankan ke Polsek Syamtalira Aron. Sementara satu pelaku lainnya masih terus dicari,” jelas Iptu Sudirman.

Baca Juga  Besok, Semua APK Caleg Harus Diturunkan

Diberitakan sebelumnya, dua pria yang mengaku sebagai anggota Polisi yang bertugas di bagian intel merampas satu unit sepeda motor milik Daniel Saputra (19) pemuda Gampong Sagoe, Kecamatan Seunuddon.

Korban dihampiri dua pelaku saat dalam perjalanan pulang dari Lhokseumawe di kawasan Geudong, Kecamatan Samudera. Pelaku yang berpura-pura sebagai intel Polisi, lalu menyita motor korban. Pelaku menyuruh korban pulang ke rumah untuk mengambil surat-surat kendaraan.

Komentar

Berita Terbaru