oleh

Performa Ferrari di Sirkuit Monza Tidak Sinkron

PENANEGERI, Formula 1 – Pimpinan tim Mercedes, Toto Wolff, percaya bahwa kegagalan Ferrari menempati podium pertama bukan lompatan dalam performa dari timnya, setelah duo pembalap tim itu mendominasi di Grand Prix Monza, Italia.

Lewis Hamilton merebut keunggulan posisi utama klasemen Formula 1 dari Sebastian Vettel di Monza, setelah dia dan Valtteri Bottas menempati posisi 1-2 yang membuat persaingan kedua tim lebih sengit.

Dan setelah Vettel berakhir dengan terpaut 36 detik di tempat ketiga, presiden Ferrari Sergio Marchionne mengatakan bahwa timnya sedang ‘kacau’ setelah hasil baik di Belgia.

Toto Wolff mengatakan sudah jelas bahwa Ferrari menghadapi banyak tekanan di Italia, karena ia mengatakan bahwa tidak bisa melepaskan kecepatan dengan mobil yang sama di trek lain.

“Emosi semakin meningkat dan ketika Anda mengalami hari yang buruk, Anda tidak bisa menyembunyikannya. Bagi saya, sepertinya akhir pekan kematin Ferrari telah membuat langkah mundur. Saya pikir kami sangat solid tapi mereka juga tidak tampil sesuai harapan semua orang. Red Bull mulai dari belakang grid dan hampir selesaikan P3,” ujar Wolff dilansir Motorsport, Kamis (7/9).

“Ada sesuatu yang tidak sinkron di sini, sesuatu yang tidak seperti seharusnya. Jadi saya bisa mengerti alasan mereka marah dan ungkap kekecewaan,” lanjutnya.

Bagaimanapun Wolff percaya bahwa penampilan timnya dibantu oleh kerja ekstra yang telah dilakukan tim tekniknya untuk memahami mengapa Ferrari begitu baik di Belgia.

“Sirkuit Spa tidak begitu jelas dan menurut saya pekerjaan yang dilakukan orang-orang untuk menganalisis defisit yang kami alami benar-benar hebat,” tambah pria asal Jerman tersebut. Kami punya mobil yang benar-benar solid dan baik untuk dikendarai,” tambah Wolff.

“Di babak kualifikasi ada banyak kesempatan untuk melakukan kesalahan, tapi mobil itu berjalan sesuai harapan.  Kami telah membuktikan bahwa kami telah pulih dengan baik dari Budapest dan dalam beberapa hal, dari Spa dan berkembang dengan mobil ini,” sambungnya.

“Saya tidak ingin meremehkan balapan kemarin, tapi dua pembalap saya mungkin bisa mematikan mesin untuk mendapatkan persaingan lebih lintasan,” tandas Wolff.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *