oleh

Peroleh Medali Kontingen Bireuen di PORA Aceh Besar Anjlok   

PENANEGERI, Bireuen – Kontingen Kabupaten Bireuen harus puas diperingkat 19 dan hanya mampu menyabet 2 emas, 13 perak serta 14 perunggu di ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-13 di Jantho, Aceh Besar.   

Sementara juara umum PORA ke-13 dikuasai tuan rumah Aceh Besar dengan mengumpulkan 125 medali emas, 64 perak, dan 80 perunggu. Posisi kedua Banda Aceh dengan meraih 64 medali emas, 54 perak dan 80 perunggu.

Peroleh medali kontingen Bireuen di Jantho, Aceh Besar dinilai sangat anjlok dibandingkan PORA 2014 lalu yang berlangsung di Aceh Timur dengan raihan 7 emas, 16 perak serta 21 perunggu dan menempati peringkat 15.

“Faktor utama tak tercapainya target, kesiapan atlet Bireuen sangat kurang, terutama persiapan latihan menjelang PORA hanya 1 bulan menjalani TC jalan. Sejatinya even PORA 4 tahunan ini, TC jalan butuh 2 hingga 3 bulan, ditambah dengan try out sehingga atlet dapat meraih juara,” sebut seorang pemerhati olehraga di Bireuen yang enggan menyebut namanya, Senin (26/11).             

Semetara tahun ini Bireuen hanya mampu membawa pulang 2 medali emas cabang balap sepeda BMX Putra dan arung jeram kelas slalom putri, itu harus berjuang mati-matian.

Dengan kondisi peroleh medali yang sangat minim, publik Bireuen sangat kecewa, terlebih cabang sepakbola yang sering diagung-agungkan dan memiliki perhatian lebih dari cabang lain, malah disebut sepakbola merupkan marwah Bireuen, hanya mampu menoreh satu perak.

Sebelumnya, Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Bireuen, H Mukhlis A.Md dalam sambutannya saat pelepasan kontingen Bireuen di Pendopo, Sabtu (17/11) lalu menargetkan 15 emas dan masuk 10 besar.

Komentar

Berita Terbaru