oleh

Persiapan Piala Gubernur, Marching Band SMPN 1 Bireuen Gunakan Alat Lama

PENANEGERI, Bireuen – Tim Marching Band Gita Batee Kureng, SMPN 1 Bireuen terus menjalani latihan dan persiapan guna menghadapi Ajang Marching Band Championship (AMBC) ke-4 Tahun 2019 memperebutkan piala Gubernur Aceh yang akan berlangsung pada tangga 13 hingga 15 September mendatang, di Banda Aceh.

Kendati demikian, Tim Marching Band Gita Batee Kureng terpaksa harus tetap menggunakan peralatan lama, karena belum memliki peralatan baru.

“Sebagian memang bekas tahun lalu, dan kebanyakan sudah banyak yang rusak dan belum ada bantuan peralatan. Mau tidak mau ya terpaksa digunakan juga,” bener Kepala SMPN 1 Bireuen, Ibrahim Harun kepada Penanegeri.com, Kamis (5/9).

Belakangan, tambah Ibrahim Harun, anak-anak terus latihan pagi dan sore harinya dibawah bimbingan Yusleni dan Elfizal dengan pelatih Arif Maulana, Baihaqi, Zul Fahmi, bersama Deni Herizal.

“Di ajang piala Gubernur nantinya, Bireuen merupakan juara umum pada tahun 2018 lalu, tentunya sulit kita pertahankan, apabila peralatan yang digunakan anak-anak tidak memadai, sementara bantuan peralatan hingga kini belum ada,” tuturnya pesimis.

Baca Juga  Dua Oknum Pendidik di Lhokseumawe Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

Meski demkian, tambah kepala sekolah yang sangat aktif menghidupkan sekolahnya  dengan berbagai kegiatan itu mengatakan, pihaknya telah meminta bantuan peralatan dari beberapa sekolah di Bireuen yang telah memiliki peralatan Marching Band.

Tapi, sambung Ibrahim Harun, mereka enggan meminjamkan, kecuali ada beberapa sekolah yang ikut membantu meminjamkan sebagian alat yang kurang.

“Sedangkan untuk piala Gubernur di Banda Aceh nantinya, peralatan alat Marching Band harus tetap lengkap, sebab kita mengikuti cabang Display, Streat Parade, Color Guard Contest serta Drumbattle,” terangnya.

Mengantisipasi hal ini, maka pihaknya telah mencoba meminta pinjaman peralatan dari satu sekolah di Medan, Sumetara Utara, itupun hanya beberapa peralatannya saja.

“Sementara peralatan yang selama ini digunakan, sebagiannya merupakan peralatan yang saya beli dengan uang pribadi. Namun sebagiannya sudah rusak total,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru