oleh

Petani Kecewa, Harga Gabah Kembali Merosot di Aceh Utara

-Aceh-180 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Petani Kabupaten Aceh Utara kembali kecewa dengan harga gabah yang tidak stabil. Sejak sepekan terakhir, harga jual gabah di kabupaten tersebut berkisar Rp 4.500 per kilogram.

Seorang petani di Kecamatan Baktiya, Sulaiman (48) kepada Penanegeri.com, Rabu (17/7) mengatakan, harga jual gabah di tingkat agen sebelumnya Rp 5.000 per kilogram, namun sejak sepekan terakhir merosot karena menjelang musim panen.

“Kami sangat kecewa dengan pemerintah daerah yang tidak peduli dengan harga gabah petani. Dari tahun ke tahun, harga gabah turun di saat musim panen dan harganya mahal di saat tidak musim panen. Baru-baru ini harga gabah padahal mencapai Rp 5.400 per kilogram,” ujarnya.

Sulaiman menegaskan, pemerintah daerah semestinya tidak diam melihat kondisi ini, karena pendapatan petani sawah sangat bergantung pada harga jual gabah, terlebih petani yang tidak memiliki mata pencaharian lain.

“Pemerintah tentu punya solusi untuk menangani harga gabah. Tapi tiap tahun kita lihat tidak ada pemerintah daerah yang peduli dengan harga gabah. Ini jangan dianggap sepele, karena imbasnya sangat besar bagi kami petani,” ucapnya.

Baca Juga  LAN Aceh Timur Apresiasi Warga Putoh Sa Berantas Narkoba

Sulaiman juga menguraikan, pada musim panen tahun 2018 lalu, harga jual gabah paling tinggi Rp 4.300 per kilogram. Kemudian pada musim panen bulan Maret 2019, harga paling tinggi Rp 4.500 per kilogram. Harga normal, menurutnya, berkisar Rp 5.500 per kilogram.

“Banyak sekali petani yang menaruh harapan pada hasil panen padi. Tapi harapan petani tidak tercapai. Coba lihat di perkampungan-perkampungan, ada petani yang sudah dibalut utang dan mereka berharap hasil panen dapat menutupi utang mereka. Tapi di saat panen, semua gabah dijual belum tentu cukup,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru