oleh

Petrucci : Marquez Selalu Jadi Favorit

PENANEGERI, Moto GP РDengan Ducati yang mendominasi  Moto GP Austria tahun lalu, apakah balapan di Red Bull Ring akhir pekan ini akan memberi kesempatan kepada Pramac Danilo Petrucci untuk meraih kemenangan pertama masih belum bisa dipastikan.

Pembalap asal Italia yang kalah dari Valentino Rossi dengan selisih 0,063 detik di Assen itu tidak banyak berharap pabrik Desmosedicis memiliki dominasi yang sama seperti yang terlihat pada tahun lalu, karena Petrucci menggunakan GP17 sama seperti Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

“Tahun lalu Ducati mendapat keuntungan besar dari sayap dan karena kami memiliki mesin yang sangat bagus, tapi tahun ini pertama-tama kami memiliki fairing yang berbeda, jenis motor yang berbeda dan saya tidak yakin bisa bertahan di depan dengan sangat mudah,” ujar Petrucci dilansir Motorsport.com, Sabtu (12/8/), sembari mengatakan ini sama sulitnya dengan trek lainnya.

“Saya tidak berpikir kita menjadi favorit saat ini. Ada banyak lintasan lurus, tapi banyak area pengereman dan sangat penting untuk menghentikan motor dalam jarak beberapa meter. Saya rasa saat ini Yamaha sedikit lebih baik karena keunggulan teknis motor mereka. Kemudian juga Honda tidak dalam kesulitan seperti tahun lalu, jadi saya rasa ini tidak akan menjadi akhir pekan yang mudah dibandingkan dengan balapan lainnya. Sejauh ini ada tujuh pembalap berbeda yang dapatkan, itu artinya persaingan kami semakin sengit,” sambungnya.

Sambil menunggu untuk melihat produsen mana yang paling sesuai dengan trek ini, Petrucci memilih  Marc Marquez yang sedang memimpin klasemen kejuaraan sebagai pembalap yang sanggup mengatasi segala macam situasi.

“Bagi saya Marquez selalu menjadi favorit. Saya pikir ketika Honda kehilangan sesuatu, dia mendapat kecepatan lebih dan tidak takut mengambil risiko bahkan jika dia berjuang untuk klasemen kejuaraan dunia. Saya pikir saat ini, dia adalah pembalap terkuat di grid dan pasti salah satu favorit untuk menang pada hari Minggu, bahkan jika tahun lalu dia kehilangan podium di trek yang sama,” tambahnya.

“Tapi kita tidak bisa membandingkan tahun lalu dengan tahun ini, kita belum melihat balapan seperti tahun lalu. Kami tidak memiliki satu pun pembalap atau pabrikan yang mendominasi kejuaraan ini sehingga sangat menarik untuk ditonton dan bahkan setiap balapan bisa terlihat berbeda. Ini adalah situasi yang sulit diprediksi, bahkan mungkin sampai akhir tahun,” lanjut Petrucci.

“Musim ini benar-benar terlihat lebih berat, itu cukup jelas dan saya tidak bisa mengatakan apapun untuk menanggapi setiap balapan,” pungkasnya.

Di sisi lain, Valentino Rossi sepakat bahwa adanya perubahan favorit dari track-to-track, namun tetap berharap tim Ducati mampu bersaing di Austria.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *