oleh

Petugas Amankan Kapal Ikan Asing Berbendera Malaysia di Perairan Aceh

PENANEGERI, Langsa – Kapal Anis Madu 3009 Polair Baharkam Polri yang di BKO-kan ke Polres Langsa berhasil mengamankan dan menyandarkan Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Malaysia ke dermaga pelabuhan Kuala Langsa, Senin (9/10) dini hari.

Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK melalui Kapten Kapal Anis Madu 3009, AKP Ambar Marwanto kepada Penanegeri.com membenarkan pihaknya melakukan penangkapan terhadap kapal asing berbendera Malaysia.

“Penangkapan bermula dari adanya informasi nelayan kita yang sedang mencari ikan di laut,” terangnya.

Dijelaskannya, setelah menerima informasi, pihaknya segera melakukan patroli dengan menggunakan KP Anis Madu 3009 di wilayah perbatasan antara Malaysia dan Indonesia, Senin (9/10) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Tepatnya di titik koordinat 04 59 638 N – 98 46 540 E, kita berhasil mendeteksi lima unit Kapal Ikan Asing (KIA) yang sedang mencuri ikan di perairan indonesia,” jelas Kapten Kapal.

Lebih lanjut AKP Ambar Marwanto menjelaskan, petugas selanjutnya melakukan penyergapan terhadap salah satu kapal dan petugas langsung menaiki KIA KHF 1338.

Baca Juga  Curi Ikan di Perairan Aceh, Nahkoda asal Rusia Dipenjara 4 Bulan

“Saat anggota naik ke kapal, nahkoda KIA melakukan perlawanan terhadap salah satu anggota kita Bharatu Muhammad Yasin dengan cara memukulnya,” tambahnya.

“Kemudian anggota kita mengeluarkan tembakan peringatan, namun tak dihiraukan oleh nahkoda kapal tersebut. Selanjutnya ia melarikan diri dengan cara meyeburkan diri ke laut, dikarenakan posisi antar Kapal Ikan Asing berdekatan,” lanjut AKP Ambar.

Kapal Ikan Asing

AKP Ambar menambahkan, nahkoda tersebut langsung berenang menuju ke KIA terdekat dengannya dan  meminta bantuan, setelah berada di kapal tersebut, nahkoda menginformasikan kepada teman-temannya bahwa kapal yang di nahkodainya telah ditangkap. Mengetahui kapal temannya di tangkap, empat kapal asing lainnya melakukan pengejaran terhadap petugas dan kapal yang berhasil ditangkap KHF 1338.

“Setelah jauh memasuki perairan Indonesia, empat KIA tersebut tidak lagi terlihat melakukan pengejaran,” ujarnya.

Dari penangkapan KIA, petugas berhasil mengamankan empat orang ABK masing-masing, satu orang warga negara Thailand, Somdet (28) dan tiga orang warga negara Myanmar, Naisoemin (30), Nai Soe lin (30) dan Nai Aung Aung (30). Sedangkan nahkoda kapal Phuwandet (38) yang berhasil melarikan diri tercatat sebagai warga negara Thailand.

Baca Juga  Tim Gabungan Polri dan Bea Cukai Tangkap 30 kg Sabu di Perairan Aceh

“Barang bukti kejahatan yang berhasil diamankan diantaranya, kapal ikan jenis pukat tunda (Trawl Netts) KHF 1338 GT 98 berbendera Malaysia dengan jumlah muatan ikan campuran sekitar 300 kg,” urainya.

Akibat pelanggaran yang di lakukan kapal asing tersebut, kepada tersangka akan dijerat dengan pasal 93 Ayat 2 UU NO 45 tahun 2009  tentang perubahan atas UU RI NO 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Komentar

Berita Terbaru