oleh

Plt Bupati Bireuen : Pusat Kota Juang Bireuen Seperti Tak Bertuan

PENANEGERI, Bireuen – Belakangan ini kondisi pusat Kota Kecamatan, Kota Juang Kabupaten Bireuen seperti tidak bertuan karena pemerintahannya tidak berjalan dengan maksimal.

Penegasan ini disampaikan Plt Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani SH,MSi saat membuka Musrembang Kecamatan Kota Juang, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Selasa (25/2).

“Seharusnya pusat Kota Juang ini harus hidup, tidak semraut seperti sekarang ini. Areal parkir seharusnya rapi dan pedagang kaki lima juga tertip, bersih dan rapi sehingga kondisinya tidak terkesan kumuh,” ucapnya.

Sementara kondisinya saat ini jauh berbeda, apalagi ini jantung pusat Kabupaten Bireuen yang semestinya mendapat perhatian serius dinas terkait, terutama areal parkir yang seharusnya tertata rapi.

Kita berharap, kehadiran pemerintahan kecamatan di Kota Juang itu memberikan kontribusi untuk kabupaten, dalam berbagai hal dan tidak seperti kondisi sekarang ini, jalan ditempat.

Dibagian lain Muzakkar A Gani juga mengatakan, dalam penataan kota termasuk masalah pedagang kaki lima, maka perlu diberi ruang, sehinga mereka dapat mendongkrak ekonomi keluarganya, ditertipkan dengan baik, diarahkan dengan bijak.

“Begitu juga dengan rencana pembangunan harus tertata baik, berpijak pada rencana awal pembangunan. Almarhum Bupati Bireuen sudah bangun visi-misi dan RPJM untuk 5 tahun. Maka kita berharapkan setelah 5 tahun ada perubahan di Bireuen,” jelasnya.

Saat ini arah kebijakan penanggulangan kemiskinan Provinsi Aceh menitik beratkan pada kebijakan penanggulangan kemiskinan. Kabupaten Bireuen menjadi salah satu prioritas Pemerintah Aceh.

Menyangkut isu tentang kemiskinan, anggaran gampong atau kabupaten dinilai tidak berpihak pada program pengentasan kemiskinan, tidak berpihak pada mereka-mereka yang bekerja di bidang pertanian, perkebunan, perikanan.

“Sementara anggaran justru berpihak pada orang-orang non miskin. Ada apa ini, ada something wrong. Sebab belum sepenuhnya menjawab tuntutan masyarakat miskin,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Kota Juang, Drs Jalaluddin M.Si menyebutkan, Musrenbang dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan pembangunan dengan kondisi dan perkembangan terkini.

“Sesuai usulan, kegiatan prioritas pembangunan bidang infrastruktur ada 44 pekerjaan, sosial dan budaya 43 dan juga 13 kegiatan di bidang ekonomi,”  tukasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *