oleh

PN Jaksel Sidangkan Praperadilan Penahanan Irwandi

-Aceh-85 views

PENANEGERI, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mulai menyidangkan permohonan praperadilan terhadap sah tidaknya penangkapan dan penahanan terhadap Gubernur Aceh non aktif, Irwandi Yusuf, Senin (17/9).

Sidang dibuka oleh Hakim tunggal, Dedy Hermawan, dengan agenda pembacaan permohonan dari Pemohon terhadap sah tidaknya penangkapan dan penahanan Irwandi Yusuf oleh KPK.

Pada kesempatan itu, pemohon Yuni Eko Hariatna yang merupakan Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) untuk Kota Banda Aceh, di wakili oleh Kuasa Hukumnya, Safaruddin.

Dalam permohonan yang di bacakan oleh Safaruddin tersebut mempermasalahkan bahwa Irwandi sesungguhnya dijemput di Pendopo Gubernur Aceh.

“Bukan saat sedang melakukan transaksi dengan pihak lain, lazimnya sebuah Operasi Tangkap Tangan”, terang Safar kepada Penanegeri.com melalui pesan WhatsApp.

Ditambahkannya, barang bukti yang diperlihatkan Termohon berupa uang dan bukti transfer kepada publik tidak di sita dari tangan Irwandi Yusuf, tapi itu semua diperoleh dari orang lain. Barang bukti itu diambil Termohon dari pihak swasta, bukan dari kedua orang yang di-OTT.

“Bahkan semua transaksi yang ada dalam print out pengiriman uang, diduga tidak dikirimkan kepada Irwandi, tapi kepada pihak lain yang disinyalir untuk keperluan kegiatan promosi pembangunan Aceh, yaitu Aceh Marathon,” jelas Safar.

Dijadwalkan, sidang akan dilanjutkan kembali, Selasa (18/9) dengan agenda jawaban dari KPK, kemudian hari Rabu (19/9) pembuktian surat dari para pihak. Pada hari Kamis (20/9) keterangan saksi para pihak dan selanjutnya, Jumat (21/9) penyerahan kesimpulan para pihak, sedangkan putusan akan di bacakan pada hari Selasa (25/9) mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *