oleh

Pochettino : Harry Kane Seperti Batistuta

PENANEGERI, Sepakbola – Harry Kane bisa mengungguli Gabriel Batistuta saat Mauricio Pochettino mmebandingkan bintang Tottenham itu dengan mantan striker timnas Argentina.

Kane mencetak banyak gol sejak kembali dari cedera, terutama ketika memasuki bulan September setelah masa suram di bulan Agustus yang tidak bisa menjebol gawang tim lawan manapun.

Striker internasional Inggris berusia 24 tahun itu berhasil mematahkan nasib buruk dengan mencetak 100 gol di Liga Primer ketika menghadapi Everton, dengan dua gol yang dicetaknya.

Pochettino menorehkan pujian pada pemenang Golden Boot Liga Primer tersebut, menyamakannya dengan Batistuta, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Argentina sebelum Lionel Messi memecahkan rekor tahun lalu.

“Batistuta adalah pembunuh. Mentalitas yang sangat kuat, tembakan yang sangat kuat, gol yang hebat. Anda bisa membandingkannya. Bagi saya, saya menempatkan Batistuta sebagai striker kelas dunia yang sulit disamai siapapun,dan Harry juga di sana,” kata Pochettino seperti dilansir Sky Sport, Selasa (26/9).

“Tapi Harry bisa menjadi lebih baik. Dia adalah seorang pembunuh, Lihatlah gol Harry Kane dalam tahun-tahun terakhir! Tingkat mental? Ya, mereka punya kesamaan. Mungkin mereka memiliki karakteristik yang berbeda tapi saya pikir dia berada di level itu, bisa sama dengan Batistuta,” tambahnya.

Pochettino menambahkan, “Saya meyakini apa yang dimiliki Harry Kane ada juga dalam diri Batistuta, semua yang terjadi padany, semua golnya dan setiap pujian, dia layak mendapatkannya, dia adalah protagonis dan dia layak mendapatkan semua penghargaan. Ini bukan pandangan untuk menyamakan suatu pemain dengan yang lainnya, tapi ini adalah perbandingan kelas yang sama-sama baik sebagai pesepakbola,” sambungnya.

“Ini adalah tahap yang sangat menentukan untuk seorang Harry Kane, dia tampil di usia sangat muda dan berhasil menjaga konsistensi bertahun-tahun. Apa yang dia lakukan sejauh ini, menjadi pembuktian seperti apa karakternya dan seberapa pentingnya dia untuk tim ini,” lanjut Pochettino.

Ditanya apa penyebab strikernya tersebut mengalami nasib buruk setiap bulan Agustus, manajer asal Argentina itu menambahkan, “Dia baru kembali dari cedera, jadi itu juga mempengaruhi kebugarannya.

“Setiap bursa transfer musim panas, pasti banyak yang mengalami kemunduran fisik,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *