oleh

Pochettino Tak Khawatir Dengan Angkernya Wembley

PENANEGERI, Sepakbola – Mauricio Pochettino menepis anggapan ‘efek Wembley’ setelah Tottenham menderita kekalahan 2-1 dari Chelsea di lanjutkan Liga Primer.

Marcos Alonso melepaskan tembakan kemenangan pada menit ke-88 setelah Spurs mengimbangi skor melalui gol bunuh diri Michy Batshuayi yang membatalkan tendangan bebas bek sayap Spanyol itu sebelum jeda istrihat.

Ini menjadi kekalahan awal Spurs sementara White Hart Lane masih direnovasi dan kembali bermain di stadion nasional Wembley, di mana pertandingan Liga Champions, Liga Europa dan Piala FA dijalankan di stadion yang sama musim lalu.

“Hal iu tidak mempengaruhi saya. Tapi saya mengerti bahwa kita perlu berbicara dan semua orang perlu diajak bicara. Saya pikir ‘efek Wembley’ bukanlah alasan kami kalah dalam pertandingan. Tim bermain dengan sangat baik. Tidak adil menyalahkan Wembley karena bagi saya, Wembley adalah salah satu tempat terbaik di dunia. Salah satu tempat terbaik untuk bermain sepakbola,” kata Pochettino dalam sebuah konferensi pers pasca pertandingan, dilansir Fox Sport, Senin (21/8)

Pada pertanyaan lanjutan mengenai dimensi lapangan yang berbeda di Wembley bila dibandingkan dengan White Hart Lane yang lebih kecil, Pochettino menjawab, “Silakan, apakah kita harus berhenti ? Saya pikir hari ini sudah jelas jika Anda menyukai sepakbola dan menonton sepakbola,  Anda akan melihat bahwa Wembley bukan masalah,” lanjutnya.

Besarnya lapangan tidak menjadi pengaruh, tapi cara bermain dan kadang keberuntungan cukup menentukan.

“Kami harus menerima mereka lebih klinis dari di depan gawang. Peluang yang kami ciptakan cukup baik tapi kami tidak mencetak gol. Tapi yang terpenting adalah penampilannya, hanya permulaan musim ini, banyak pertandingan yang harus dimainkan. Jika kita bermain seperti itu, kita akan memenangkan banyak pertandingan di masa depan,” tambah Pochettino.

Tottenham membuat sebagian besar peluang saat sepakan Harry Kane membentur tiang gawang pada menit ke-42, dimana mitos striker Inggris itu gagal mencetak gol di bulan Agustus berlanjut.

Gol Alonso memberi Chelsea keunggulan dua kali dan Pochettino menambahkan, “Saya kecewa karena saya pikir kami pantas mendapat lebih banyak lagi. Performa kami bagus,” tegasnya.

“Saya pikir saya senang dengan performa tim. Kami memainkan permainan yang bagus, menciptakan banyak peluang. Tapi mereka klinis di depan gawang, mereka menembak dua kali dan mencetak dua gol, sedangkan bagi kami sulit mencetak gol,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *