oleh

Polisi Amankan 5 Pelaku Judi Togel di Peudada Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Pihak Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen berhasil mengamankan lima warga yang terlibat judi togel (jarimah maisir), di sebuah warung kopi, di Desa Keude Alue Rheng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Selain menciduk lima pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti uang dari hasil judi togel sebesar Rp 1.412.000  berserta 5 unit Handpone milik pelaku.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Penanegeri.com, Selasa (14/5) malam mengatakan, kelima pelaku itu ditangkap pada 13 April 2019, sekira pukul 23.00 WIB, disebuah warung kopi Keude Alue Rheng, Peudada Bireuen oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen.

“Selain kelima pelaku, kita juga berhasil mengamankan barang bukti uang hasil judi togel serta Handpone mereka,” katanya.

Kelima pelaku itu bernisial J Bin Sulaiman (31) warga desa Paloh Seulimeng Jeumpa, L Bin Sulaiman (56) warga Desa Keude Alue Rheng Peudada, Bireuen.

Lalu M N Bin Nurdim (48) warga Desa Blang Geulumpang, Peudada, S Bin M Nur (34 ) sopir warga Desa Cot Keutapang, Jeumpa, H (66) warga Desa Cot Keutapang, Jeumpa.

Baca Juga  Ketua Dekranas Kota Langsa Serahkan Sertifikat Hak Cipta Pucok Rebung Bambu Runcing

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita uang pecahan  Rp 100 ribu 1 lembar, uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 17 lembar, uang pecahan Rp 20 ribu sebanyak 10 lembar dan pecahan Rp 10 ribu sebanyak 19 lembar, serta uang pecahan Rp 5 ribu sebanyak 10 lembar, uang pecahan Rp 2 ribu sebelas  lembar dan total Rp 1.412.000,00 (Satu juta empar ratus dua belas ribu rupiah).

Di lokasi yang sama, tambah Eko Rendi Oktama, tim juga mengamankan satu unit Hp merek Nokia 1013, warna hitam, satu unit Hp Samsung lipat, warna hitam serta satu Hp merek Nokia 1134, warna hitam, satu Hp android merek Redmi A6, warna biru putih dan satu Hp merek VIVO Y93, warna hitam.

“Kelima pelaku dan barang bukti kini dibawa ke Polres Bireuen dan di serahkan ke Sat Reskrim guna penyidikan lebih lanjut terkait penyakit masyarakat, apa lagi di bulan puasa Ramadhan,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru