oleh

Polisi Sulit Kenali Pelempar Bus Kurnia di Peudada Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Hingga saat ini, pihak kepolisian Polres Bireuen masih sulit mengenali pelaku pelempar bus Kurnia BL 7782 PB yang terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Desa Blang Matang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Peudada, Iptu Zulfikar SH kepada wartawan, Senin (15/7) menjelaskan, dari keterangan sopir, pelaku pelempar bus saat itu pengendara sepeda motor yang sedang melintas dengan sepeda motor.

“Pelaku diduga pengendara sepeda motor yang berlawanan arah. Diduga bus melaju berat ke tengah, sehingga pengendara melempar dengan batu kecil ke arah bus tersebut,” katanya.

Pasca kejadian, tambah Zulfikar, lemparan batu itu menembusnya jaring pengaman dan terkena bagian kaca depan bus Kurnia.

Usai insiden itu, sopir sudah dimintai keterangan dan personel Polsek Peudada langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan kronologis kejadian.

“Kita juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi mata di kawasan itu. Tapi saksinya sulit mengetahui persis kejadiannnya, karena sisi kiri kanan jalan di lokasi itu merupakan persawahan,” sebutnya.

Baca Juga  5 Pria Ditangkap di Aceh Utara, Polisi Nyamar Sebagai Pembeli Sabu

Diberitakan sebelnya, bus Kurnia  jurusan Banda Aceh РMedan BL 7782 PB dilempar dengan batu, di jalan nasional Medan-Banda Aceh, kawasan Desa Blang Matang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Jumat (12/7) sekitar pukul 23.30 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam insiden malam buta itu, sementara kaca depan bus Kurnia tersebut pecah.

Komentar

Berita Terbaru