oleh

Polisi Tangkap Enam Pelaku Pembuatan Video Mesum Anak dan Wanita Dewasa

PENANEGERI, Bandung – Para pelaku di balik pembuatan dan penyebaran video mesum bocah berusia sekolah dan Wanita Dewasa telah ditangkap oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

Memprihatinkannya lagi, orang tua dari kedua bocah usia sekolah ini juga turut terlibat dalam proses pembuatan video mesum, dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Orang tua bocah yang terlibat bernama Susanti (45) dan Herni (40), keduanya orangtua dari bocah laki-laki Dn (9) dan Rd (9).

“Ditetapkan sebagai tersangka karena perannya membiarkan anak-anaknya untuk berbuat cabul,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, hari Senin (8/1).

Selain dua orang tua itu, polisi juga menetapkan lima tersangka lainnya yakni Muhamad Faisal Akbar (30) sebagai pembuat video porno, kemudian Sri Mulyati alias Cici (36) sebagai perekrut perempuan, kemudian Apriliani alias Intan (28) selaku perekrut anak sekaligus pemeran wanita dalam video‎.

Pemeran wanita lainnya adalah Imeldha Oktavianie alias Imel (27)selaku pemeran wanita dalam video tersebut, juga selaku perekrut bocah dalam pembuatan video tersebut.

Baca Juga  Suami Tega Bunuh Istrinya, Seorang Guru Honorer

“Satu lagi bernama Ismi statusnya DPO berperan sebagai perantara,” kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Dalam proses pembuatan video porno Susanti mengarahkan dan memaksa anaknya Dn untuk beradegan mesum.

Awalnya, sang bocah berinisial Dn ini enggan melakukan adegan video porno apalagi direkam, karena sang bocah menangis karena menolak, Faisal kemudian menelpon orang tua Dn bernama Susanti untuk datang ke hotel.

Faisal kemudian meminta Susanti untuk menyuruh anaknya beradegan mesum dengan Apriliana dengan menghadirkan teman dekat Dn berinisial Sp (11) agar menemani beradegan mesum‎.

Susanti mengiming-imingi anaknya untuk beradegan mesum dengan imbalan uang.

Adapun kedua pemeran perempuan dewasa berinisial A alias Intan dan IO alias Imel itu, keduanya adalah berprofesi sebagai Pemandu Lagu (PL) karaoke di Bandung, Jawa Barat. Kedua wanita pemeran video mesum itu ditangkap di Bandung.

Parahnya, Intan dan Imel selain sebagai pemeran perempuan juga punya andil merekrut korban bocah lelaki untuk main dalam film porno tersebut.

Tersangka F alias Faisal membuat video tersebut di dua hotel di Kota Bandung dengan melibatkan tiga anak dan dua wanita sebagai pemeran dalam video mesum tersebut.

Baca Juga  Pelaku Kejahatan Siber Ditangkap

Pembuatan video pertama dilakukan pada Mei 2017 di hotel I, sedangkan pembuatan video kedua dilakukan pada Agustus di Hotel M di Kota Bandung.

Setelah dikirim melalui aplikasi Telegram dan diterima, tersangka F menerima sejumlah uang dengan total Rp 31 juta untuk foto dan dua video yang dikirimnya tersebut.

Dalam kasus ini , sejumlah  barang bukti yang telah  disita pihak kepolisian di dua hotel di Kota Bandung, yakni meja, kursi, bed cover, bantal, tirai kamar mandi, lukisan, tempat tisu, meja lampu, water heater, lembar menu makanan-minuman, buku panduan hotel, dompet wanita, 23 lembar pecahan Rp 50.000, buku tabungan, baju dan celana anak, tas selempang, dan pakaian dalam.

Atas tindakan tersebut, para pelaku dijerat pasal berlapis menggunakan UU Perlindungan Anak dengan sanksi pidana maksimal 10 tahun penjara, UU Pornografi dengan sanksi pidana maksimal 12 tahun penjara, serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik dengan sanksi pidana maksimal 6 tahun penjara.

Selain pendampingan psikolog, nantinya korban yang masih berusia bocah sekolah itu akan menjalani sejumlah kegiatan pemulihan trauma mental. (*)

Komentar

Berita Terbaru