oleh

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kasus Pesta Seks Gay di Harmoni

PENANEGERI, Jakarta – Polres Jakarta Pusat telah menetapkan enam orang tersangka terkait kasus pesta seks gay di tempat sauna bernama T 1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni Blok A, Gambir, Jakarta Pusat.

“Dari kegiatan itu, kita menetapkan enam orang tersangka,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Keenam orang itu adalah HE, GG, GCMP, NA, TS, dan K. Namun, tersangka HE hingga kini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Para tersangka dalam kasus pesta seks ini adalah pegawai tempat spa, pengelola, hingga kasir

“Ada yang menjadi owner, ada yang menjadi pengelola, kasir, karyawan yang kasih peralatan, ada yang kasih tiket,” kata Kombes Argo.

Adapun 51 pengunjung yang diduga melakukan pesta seks akan dipulangkan dan statusnya akan dijadikan saksi.

“Jadi adanya prostitusi dilakukan oleh sesama jenis, laki-laki. Ini kita mendapat informasi dari masyarakat ke Polres, Polres mendapat informasi kemarin ya. Kemudian dilidik, sehingga tadi malam dilakukan penangkapan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Para pelaku sengaja memilih tempat spa dengan tujuan mengelabui petugas. Saat masuk ke tempat spa, mereka juga tidak datang bersamaan, tetapi datang satu per satu.

Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

“Jadi dia masuk ke dalam suatu SPA ini bisa sendirian bisa berdua. Ini laki-laki ya, jadi bisa sendiri atau pasangan,” jelas Argo.

Kombes Pol Argo menjelaskan, dari 51 orang yang ditangkap, ada tujuh warga negara asing. Di antaranya empat orang warga negara Tiongkok, satu orang warga negara Singapura, satu orang warga negara Thailand, dan satu orang warga negara Malaysia.

Para pelaku sengaja memilih tempat spa dikawasan Harmoni dengan tujuan mengelabui petugas. Saat masuk ke tempat spa, mereka juga tidak datang bersamaan, tetapi datang satu per satu.

Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

“Jadi dia masuk ke dalam suatu SPA ini bisa sendirian bisa berdua. Ini laki-laki ya, jadi bisa sendiri atau pasangan,” jelas Kombes Argo.

Argo menyebut, tempat spa yang berada di salah satu Ruko Plaza Harmoni Blok A tersebut hanya untuk kamuflase. Tiap pelanggan pesta seks ini membayar Rp 165 ribu.

“Tiket masuknya itu seharga Rp 165 ribu, kemudian mendapatkan kondom dan minyak pelumas,” ungkapnya.

Saat penangkapan, spa tersebut dalam keadaan gelap gulita. Meraka lantas langsung dibawa ke Polres Jakarta Pusat menggunakan truk pada Jumat malam. “Kami perlakukan dengan baik. Menggunakan baju dan penutup wajah,” tutur dia.

Dia menambahkan, puluhan pria diduga penyuka sesama jenis itu diperlakukan baik dan diberi makanan cukup.

“Nanti mereka akan kami data dan foto wajahnya. Agar mereka bisa dimintai keterangannya sebagai saksi,” tutur Argo.

Argo menyebut, pelaku pesta seks gay tersebut dapat dijerat pelanggaran UU Pornografi sesama jenis.

Dari TKP, petugas Kepolisan Polres Jakpus mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai Rp 14 juta, alat perangsang, dan kondom.

Saat konferensi pers berlangsung, para lelaki itu menundukkan kepala dan wajah mereka tertutup masker. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *