oleh

Polres Aceh Tamiang Amankan 10 Pejudi Joker di Dua Lokasi Berbeda

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Satreskrim Polres Aceh Tamiang mengamankan 10 (sepuluh) orang tersangka pemain judi (maisir) kartu joker/leng dari dua lokasi berbeda, Selasa (6/6).

Penangkapan pertama sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, dikawasan Kota Kuala Simpang dengan tersangka empat orang dan penagkapan kedua sekitar pukul 11.00 WIB berlokasi di Perkebunan Dusun Sidodadi, Desa Jambo Rambong, Kecamatan Bandar Pusaka.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, S.Sos kepada wartawan membenarkan penangkapan tersebut. Dijelaskan, empat orang tersangka ditangkap di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kuala Simpang yakni, LC (32), Ren (32), Sang (49) dan Kev (26) beserta barang bukti dua set kartu joker, dua unit ponsel dan uang tunai sejumlah Rp 384 ribu. Diketahui, semua pelaku merupakan warga Dusun Karya, Kota Kuala Simpang.

“Kita belum tahu apakah empat orang tersangka yang bermain judi tersebut ada yang berstatus PNS atau tidak, yang jelas mereka bermain didalam ruangan Kantor Damkar. Bisa jadi juga mereka berstatus wiraswasta,” terang Chandra.

Baca Juga  Judi Togel Semakin Subur di Tamiang

Sedangkan enam orang pelaku maisir lainnya digerebek disebuah gubuk di areal perkebunan Desa Jambo Rambong, Bandar Pusaka dengan inisial, ME (28), Sut (22), MS (35), AS (21) dan Mar (30). Kelima pelaku warga Kecamatan Bandar Pusaka dan satu tersangka lagi, Saf (22) warga Desa Wonosari, Kecamatan Tamiang Hulu.

“Saat digerebek  mereka berenam tidak bisa melarikan diri dan terbukti sedang bermain judi leng dengan taruhan uang. Barang bukti yang diamankan, lima set kartu joker, tiga unit ponsel dan uang tunai taruhan sebanyak Rp 899 ribu,” rincinya.

Kasat menambahkan, jumlah pelaku maisir yang ditangkap dan ditahan di Mapolres Aceh Tamiang pada Selasa (6/6) berjumlah 10 orang. Mereka diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Selama bulan suci Ramadan 1438 H, Polres Aceh Tamiang akan terus melakukan operasi Pekat (penyakit masyarakat) salah satunya perjudian.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Tamiang, Syamsul Bahri yang dikonfirmasi awak media, Rabu (7/6) mengaku terkejut saat menerima laporan kejadian tersebut. Dia langsung menghubungi bawahannya untuk memastikan siapa saja yang bermain judi di Pos Damkar Kuala Simpang.

Baca Juga  Polsek Bendahara Ciduk Empat Pejudi Batu Dam

“Iya benar, empat orang yang ditangkap salah satunya petugas Damkar berstatus pegawai kontrak,” jelasnya.

Syamsul sangat menyayangkan kejadian ini karena mereka bermain judi didalam Kantor Damkar terlebih disaat bulan suci Ramadan.

“Kita minta kepada polisi yang menggerebek perjudian itu menindak tegas para pelaku dan mengejar pemain judi lainnya yang katanya sempat melarikan diri,” tegas Syamsul.

Komentar

Berita Terbaru