oleh

Polres Aceh Tamiang Bekuk Pengedar Narkoba Lintas Kabupaten

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Enam orang tersangka terdiri atas lima laki-laki dan satu perempuan yang terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu dibekuk Unit Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang, Senin (28/8). Satu diantaranya merupakan pengedar sabu berinisial Acim (34) warga Dusun Palu Sebatang, Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetyo,  SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra kepada Penanegeri.com, Selasa (29/8) mengatakan, tersangka Acim diduga pengedar sabu lintas kabupaten antara Langkat dan Aceh Tamiang. Ia ditangkap hasil pengembangan kasus dari dua orang tersangka pengguna sabu yang diamankan lebih awal di jalan Medan-Banda Aceh dikawasan Desa Semadam, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.

“AS alias Ucok (28) dan JS alias Putra (25) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, kita amankan pertama kali. Mereka berdua mengaku mendapat barang dari Acim. Setelah pengembangan, Acim bersama tiga orang lainnya berhasil diamankan di Desa Halaban Jati, Kecamatan Besitang,” terang Kasat.

Dijelaskan, Kedua tersangka dipantau Tim Opsnal gabungan Satres Narkoba dan Opsnal Satreskrim pada saat melaksanakan Patroli di perbatasan Aceh-Sumut. Petugas melihat dua orang mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor, kemudian dilakukan pngejaran dan menghentikannya. Barang bukti yang disita dari AS dan JS warga Aceh Tamiang berupa satu paket sabu ukuran mini 0,20 gram yang disembunyikan di lipatan celana yang dikenakan AS dan satu unit sepeda motor matic BL 2555 WBM. Selanjutnya mereka digelandang ke Mapolres Aceh Tamiang untuk penyidikan.

Selanjutnya, empat tersangka baru masing-masing, Acim (34), Nas (35), SRS (31) dan seorang perempuan RS (37) diamankan petugas Polres Aceh Tamiang setelah pengembangan pada hari itu juga Senin (28/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Ke empat tersangka merupakan warga satu kampung yakni Desa Halaban Jati,  Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Dikatakan, dari tersangka Acim (pengedar) disita barang bukti sebanyak lima paket sabu 1,72 gram, satu buah tas sandang hitam berisi uang tunai Rp 4 juta, satu timbangan digital dan satu ponsel. Sementara dari tersangka RBS (perempuan) ditemukan barang bukti satu paket sabu 5,22 gram, satu buah tas jinjing hitam yg berisi uang senilai Rp 4,3 juta, dua buah timbangan digital dan tiga ponsel.

“Saat penangkapan mereka sedang mengonsumsi sabu. Salah seorang tersangka SRS, sempat melarikan diri kebelakang rumah sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk meringkus pelaku. Sedangkan untuk tersangka RBS ditangkap didalam rumah dengan barang bukti 5,22 gram tersebut,” tandas Kasat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *