oleh

Polres Aceh Tamiang Bongkar Sindikat Pencurian Rumah Kosong

-Aceh-72 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Polres Aceh Tamiang, berhasil membongkar sindikat pencurian di rumah kosong dan meringkus empat tersangka, satu orang DPO serta menyita sejumlah barang bukti.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha dan Kapolsek Karang Baru, Iptu Tarmidi, saat konferensi pers di Mapolres Aceh Tamiang, Senin (2/3) menuturkan, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan polisi No : LP.B/12/II/Res1.8/2020/Aceh/Res.atam/Sek.Karang Baru tanggal 24 feb 2020.

Dijelaskannya, pencurian itu terjadi pada, Jumat (23/2) sekira pukul 21.00 WIB, di rumah korban bernama Syafrizal, (49) tahun, pedagang, Dusun Bahagia, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Setelah dilakukan penyelidikan pada hari didapat identitas salah satu orang yang diduga sebagai pelaku pencurian kemudian sekira pukul 23 30 WIB, tepatnya di Jalan Medan Banda Aceh, Kampung Kota Lintang Kecamatan Kota Kuala Simpang, tersangka atas nama Mustafa Akmal (31) sopir, warga Dusun 5 Air Putih, Desa Air Putih Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat, berhasil diamankan dan dari tangan tersangka didapat satu unit Hp merek Samsung milik pelapor yang hilang dicuri.

Kemudian berdasarkan keterangan dari tersangka Mustafa Akmal, timbul beberapa nama yang diduga terlibat dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian yakni Safrial, (46), warga Dusun Cendrawasih Kampung landuh Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Suryadi (30) warga Dusun Inpres Kampung Alur Mentawa, Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang dan Karnaval (37) warga Jalan Sudirman Nomor 1 Brandan Barat Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat.

“Ketiga tersangka diamankan di kediamannya masing-masing dari tangan para tersangka berhasil didapati barang bukti yang ada kaitan nya dengan tindak pidana pencurian dan barang bukti tersebut diamankan guna kepentingan penyidikan, sedangkan satu tersangka, Ali masih DPO,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, modus operandi pencurian itu adalah tersangka masuk ke rumah korban karena mengetahu dalam keadaan kosong, kemudian tersangka mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam rumah tersebut.

Sementara itu, akibat pencurian itu, korban mengakami kerugian kurang lebih Rp 113.350.000 dan barang bukti yang berhasil diamankan yakni saty buah jam tangan merk Alexandre Christie, satu unit laptop merk Asus 14 inchi, satu unit notebook Acer 10 inchi, satu unit laptop merk Acer 9 inchi warna putih, satu unit handycam merk Sony, satu unit handphone merek Samsung j3 Pro, satu unit tablet merk Lenovo 10 inchi, 1 buah pompa decubitus merk onemed, 1 buah tas merk Eiger warna abu-abu, uang senilai Rp 2.820.000, satu unit sepmor Honda Supra Fit tanpa nopol, satu unit sepeda motor Honda Garuda warna hitam tanpa nopol, satu unit sepda motor Kawasaki Ninja 150 BK 5006 RK dan beberapa barang bukti lainnya.

“Pelaku melanggar pasal 363 ayat 1 ke 3E ke-4 dan ke-5 KUHP pidana dan pasal 480 KUHP pidana dengan ancaman hukuman pasal 363 maksimal 9 tahun penjara dan ancaman hukuman pasal 480 KUHP pidana maksimal 4 tahun,” tutup Kapolres.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *