oleh

Polres Bireuen Ciduk Penyelundup BBM Gunakan Tangki Mobil Modifikasi

PENANEGERI, Bireuen – Empat terduga pelaku penyelundup Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium diciduk tim Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Bireuen, di  salah satu SPBU di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Ke empat terduga pelaku tersebut berinisial SR (23) dan MN (25) warga di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Kemudian JL (35) warga Desa Pulo Dapong, Kecamatan Simpang Mamplam serta JA (34) warga Desa Lancot, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, S.IK, M.Si, melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama, SH kepada wartawan, Jumat (11/1) malam menjelaskan, penangkapan tersebut dipimpin KBO Sat Reskrim, Ipda Syafaruddin.

“Ke empat terduga pelaku ini ditangkap, Rabu (9/1) sekira pukul 11.00 WIB oleh Unit Tipiter Satreskrim Polres Bireuen setelah mendapat informasi dari masyarakat, adanya mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi sedang mengisi BBM jenis premium di salah satu SPBU di Peudada,” katanya.

Sebelum diciduk, tim langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) tambah Kasat Reskrim, tim mengamati mobil-mobil tersebut yang tankinya diduga sudah dimodifikasi.

Baca Juga  Polres Bireuen Bersihkan Lumpur di SDN 4 Pasca Banjir di Peusangan Selatan

“Usai mengisi BBM jenis premium, para pelaku bersama mobil-mobil itu langsung ditangkap,” terangnya.

Dari empat pelaku, tim berhasil mengamankan 4 unit mobil dan tangkinya telah dimodifikasi khusus.

Dari keterangan, mereka mengaku membeli BBM jenis premium tersebut untuk dijual kembali kepada pemilik kios-kios pengecer. Namun pelaku ini tidak memiliki izin yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain pelaku, barang bukti yang berhasil diamankan di lokasi antara lain, satu unit mobil Feroza BL 355 AO warna hijau putih yang tankinya sudah dimodifikasi bersama 80 liter BBM jenis premium.

Selanjutnya satu unit mobil Daihatsu Grandmax pick-up B 9219 SAH warna hitam yang tankinya juga sudah dimodifikasi, berisikan BBM jenis premium sebanyak 100 liter.

Kemudian satu unit mobil Daihatsu Feroza BL 847 LV dengan tanki sudah dimodifikasi, berisikan 100 liter BBM jenis pemium.

Tak hanya itu, dari tangan terduga pelaku juga diamakan satu unit mobil Feroza BL 1302 LK warna biru, berisikan 50 liter BBM jenis premium.

“Terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan Migas itu akan dijerat dengan Pasal 53 huruf c dan d UU RI Nomor 22 tahun 2001, tentang Migas. Barang bukti dan pelaku kini telah diamankan di Polres Bireuen, guna pengusutan lebih lanjut,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru