oleh

Polres Bireuen Ringkus 4 Pembobol ATM, Satu Pelaku Wanita

PENANEGERI, Bireuen – Polres Bireuen berhasil mengamankan empat pelaku yang terlibat dalam pembobolan lima mesin ATM bank nasional, di kawasan Bireuen, satu pelaku diantaranya merupakan wanita.

Ke empat pelaku ditangkap di dilokasi dan tempat yang berbeda, yakni satu pelaku tangkap di Kabupaten Singkil, Subulussalam, tiga pelaku lain di kawasan Tapanuli Tengah setelah pengembangan dari pelaku yang ditangkap pertama.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto SIK kepada wartawan,  Rabu (15/4) sore mengatakan, pihaknya mendapat laporan pimpinan bank nasional di Bireuen terkait pembobolan mesin ATM terjadi sejak Februari 2020 hingga awal April 2020.

“Awalnya pimpinan sebuah Bank di Bireuen melapor telah  terjadinya pencurian uang, di lima mesin ATM di wilayah Kabupaten Bireuen mulai dari Kecamatan Gandapura hingga ke kecamatan Peudada,” ujarnya.

Setelah mendapat laporan tersebut, lalu Polres Bireuen membentuk tim serta ikut menelusuri serta mengambil seluruh rekaman CCTV di lima ATM tersebut.

“Dari hasil rekaman CCTV tersebut, tim mempelajari satu persatu pelaku yang diduga memmbobol ATM, selanjutnya tim bergerak ke lapangan,” jelas Kasat.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan itu, Syar (45), warga Desa Lae Sipora, Kecamatan Sengkohor, Kabupaten Singkil.

“Syar ini merupakan tersangka pertama yang berhasil diringkus, di ruas jalan Subulussalam, Sabtu (11/4) setelah berkoordinasi dengan Polres Subulussalam,” terangnya.

Selanjutnya, hasil pengembangan dari Syar, berhasil menangkap tiga pelaku  lainnya, di Tapanuli Tengah, Minggu (12/4).

Ketiga tersangka ini ditangkap setelah adanya koordinasi dan kerjasama Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Sukma SH, SIK bersama anggotanya.

Dari pengembangan itu, akhirnya ketiganya ini berhasil ditangkap, di Jalan raya kawasan Tapanuli Tengah saat melintas menggunakan satu mobil Rush putih.

Selain H (33) sopir, warga Jalan Taut Medan Tembung, Medan, Sumatera Utara dan Jer alias Alek (36) warga Jalan Bunga, Setiabudi, Kecamatan Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara.

Selanjutnya seorang tersangka lain, yakni seorang wanita berinisial LA alias Gita (36), warga Jalan Cempaka, Setia Budi, Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara.

Sejauh ini, keempat tersangka telah diamankan di Mapolres Bireuen bersama barang bukti berupa dua unit kendaraan.

“Hasil keterangan sementara, ada lima komplotan yang juga terlibat dan kini ditetapkan sebagai DPO,” pungkas Dimmas Adhit Putranto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *