oleh

Polres Bireuen Selidiki Pemilik Lahan Ganja di Peulimbang 

PENANEGERI, Bireuen – Polres Bireuen masih menyelidiki pemilik lahan ganja sekitar 10 hektar di pedalaman Janggot Seungko, Kecamatan Jeunieb dan Balee Daka, Kecamatan Peulimbang, Bireuen.

Kapolres Bireuen AKBP Gurun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasatresnarkoba Ipda M Nazir SH MH kepada wartawan, Senin (25/3) mengatakan, sejauh ini lahan ganja yang ditemukan tersebut belum diketahui pemiliknya.

“Tim masih mendalami serta sedang mengumpulkan informasi, terkait pemilik lahan ganja di beberapa titik di Janggot Sengko, Jeunieb dan Balee Daka, Peulimbang,” katanya.

Menurut M Nazir, saat ditemukan tim, dilokasi lahan ganja tersebut tidak menemukan gubuk pemiliknya, dan hanya terdapat terpal warna biru, di duga tenda itu sebagai tempat berteduh pemiliknya.

“Kalau kita lihat kondisi serta luas lahan ganja itu, diduga pemiliknya diperkirakan lebih dari satu orang,” terangnya.

Dijelaskannya, jarak tempuh dari jalan nasional ke lokasi menggunakan roda 4 selama 2 jam, dan harus berjalan kaki sekitar 5 jam, baru bisa mencapai titik lokasi lahan ganja.

“Kalau di pegunungan kawasan Peulimbang ditemukan ladang ganja di lima titik yang diperkirakan luasnya 6 hektar, kalau di kawasan Janggot Sengko sendiri juga terdapat beberapa titik atau sekitar 4 hektar.

Baca Juga  Tujuh Pelaku dan Berstatus Pelajar Terlibat Jambret di Bireuen Diringkus

“Seluruh lahan ganja yang berhasil kita temukan dan kita bakar itu, tanaman ganja itu berukuran berbeda-beda dengan ketinggian mulai 60 centimeter hingga 2 meter, termasuk adanya bibit yang baru disemai,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, tim Polres Bireuen menemukan lima titik ladang ganja di kawasan Peulimbang, seluas 6 hektar dalam rangka Operasi Antik Rencong tahun 2019, Sabtu (23/3) sore.

Komentar

Berita Terbaru