oleh

Polres Bireuen Tangkap 4 Pelaku Pertambangan Ilegal

PENANEGERI, Bireuen – Tim Polres Bireuen berhasil menangkap empat warga dan diduga melakukan usaha pertambangan galian C secara ilegal, di kawasan Desa Geulumpang Meujim-jim, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Selain keempat warga itu, polisi juga mengamankan satu unit alat berat excavator merek Hitachi-EX200 warna orange serta satu buah buku catatan.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK M.Si melalui Kasatreskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada wartawan, Jumat (8/2) mengatakan, ke empat warga yang ditangkap itu, Ed S (45) pemilik usaha, warga Desa Juli Keude Dua, dan Sup (48) selaku operator alat berat yang juga warga Juli Keude Dua.

Lalu M Az (29) operator lapangan, warga Juli Keude Dua serta Her (23) kondektur alat berat, warga Juli Meunasah Teungoh, Kecamatan Juli.

“Ke empat warga dan barang bukti ini kita amankan, Kamis (7/2) sore setelah mendapatkan informasi masyarakat adanya kegiatan penambangan galian C tanpa izin,” terang Kasat.

Sebelum ditangkap, tim mengecek ke TKP dan melihat bahwa adanya satu unit alat berat jenis excavator sedang beraktifitas dilahan perbukitan tersebut.

Baca Juga  WALHI Aceh Kutuk Pemukulan Massa Demo Tolak Tambang di Aceh Tengah

“Selanjutnya tim bertemu dengan pemilik usaha  penambangan Ed S, dan meminta menunjukan izin usaha pertambangan operasi produksi yang dikeluarkan pemerintah, namun usaha tersebut ternyata tidak memiliki izin resmi,” katanya.

Akibat melakukan penambangan tanpa izin, keempatnya akan dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 khususnya pasal 158, tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Selain ke empat warga itu, tim juga mengamankan barang bukti satu unit alat berat ke Polres Bireuen guna pengusutan lebih lanjut,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru