oleh

Polres Langsa Ringkus Tiga Perompak Laut, Satu Buah Granat Diamankan

PENANEGERI, Langsa – Sat Reskrim Polres Langsa, berhasil meringkus tiga tersangka perompak laut serta mengamankan satu buah granat jenis nanas.

“Ketiga tersangka itu adalah TRZ, (23) warga Gampong Tanah Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, MNR (29) dan TRD (23) keduanya warga Dusun Harai, Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peurelak Kota, Aceh Timur,” sebut Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arif Sukmo Wibowo, SIK, saat menggelar konfresi pers, Senin (30/9) di Aula Polres setempat.

Dijelaskannya, selain mengamankan granat jenis nanas, petugas juga berhasil menyita uang tunai senilai Rp 6.840.000, dua buah cincin emas, dua buah gelang emas, satu buah kalung emas, satu unit sepeda motor Vario dan beberapa barang bukti lainnya.

Kata Kasat Reskrim, pengungkapan itu berawal, Rabu (25/9) berdasarkan informasi masyarakat telah terjadi penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak. Selanjutnya dirinya bersama anggota melakukan peyelidikan atas informasi tersebut dan akhirnya pada hari tersebut sekitar pukul 10.00 WIB dibelakang rumahnya menangkap tersangka TRD berikut dengan barang bukti berupa satu buah granat nenas.

Baca Juga  Kami Peduli Bireuen Kembali Gelar Lomba Potret Kemiskinan Bireuen ke-3

Kemudian, berdasarkan pengakuan tersangka TRD dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua tersangka lainnya yakni MNR dan TRZ.

“Dari keterangan ketiga tersangka, mereka mengakui bahwa granat nenas itu telah digunakan untuk melakukan perompakan/pembajakan nelayan diperairan Aceh dan Sumatera Utara pada Agustus dan September 2019,” jelas Kasat.

Lanjutnya, dalam aksi perompakan itu mereka juga meminta tebusan kepada pemilik kapal.

“Mereka berhasil menerima uang tebusan dari pemilik kapal dan dipergunakan untuk membeli emas serta satu unit sepeda motor Vario, sementara sisa uang dari kejahatan itu berhasil kita amankan,” tandas Kasat.

Akibat perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor: 12 Tahun 1951, tentang senjata api dan bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Komentar

Berita Terbaru